Recall Mobil

Toyota Indonesia Recall 44 Ribu Mobil Gara-Gara Airbag

Ekawan Raharja    •    Jumat, 14 Apr 2017 15:28 WIB
toyotarecall gm
Toyota Indonesia <i>Recall</i> 44 Ribu Mobil Gara-Gara <i>Airbag</i>
Corolla menjadi salah satu model yang terkenal program recall. Toyota

Metrotvnews.com, Jakarta: Toyota Indonesia kembali melakukan program recall. Masalahnya masih sama dengan program recall sebelumnya, terkait airbag Takata.

"Jumlah mobil yang kena recall sekitar 44 ribu hingga 46 ribu, saya lupa angka tepatnya. Modelnya macam-macam, ada Corolla, Alphard, dan Prius juga ada," ucap Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), F Soerjopranoto, Kamis (13/4/2017) di Aston Suit Kuningan Jakarta.

Pabrikan nomor satu di Indonesia ini sudah mengirimkan surat undangan kepada konsumen mereka untuk datang ke bengkel. Bahkan mereka juga menyediakan kolom khusus di website resminya, sehingga konsumen bisa melakukan pengecekan apakah mobilnya termasuk ke dalam program recall atau tidak.

Meski program ini termasuk penting, sayangnya konsumen di Indonesia masih kurang memperhatikan komponen satu ini. Hingga saat ini tercatat baru sekitar satu persen yang datang memenuhi program recall.

"Ada banyak masalah, seperti kita menjual mobil tapi mobilnya sudah berpindah tangan sehingga undangannya tidak sampai. Makanya kita sediakan di website dan konsumen bisa sekalian melakukan booking" tambah Soerjopranoto.

Konsumen tak perlu menunggu lama untuk perbaikan airbag, cuma satu jam pengerjaan. Bahkan dipastikan pula pemilik mobil bisa melakukan perbaikan tanda dipungut biaya sepeser pun.

"Komponen kayaknya masih Takata, komponen sudah tersedia."

Recall puluhan ribu mobil Toyota di Indonesia, tak terlepas dari program recall dari Toyota Jepang. Secara global, saudara dari Daihatsu ini mengumumkan 2,9 juta mobil harus melakukan perbaikan.

Permasalahannya masih sama, komponen inflator di airbag yang terlalu kuat ledakannya. Sehingga ledakan tersebut akan menyebabkan serpihan pecahan ledakan airbag berterbangan dan melukai penumpang.

Program recall ini tak hanya terjadi di Indonesia. Beberapa negera seperti Jepang, Tiongkok, beberapa negara di zona ocenia, hingga timur tengah harus merasakan program ini.

Beberapa hari yang lalu, program serupa juga dilakukan Mitsubishi dan Honda. Masalahnya masih tetap sama, yaitu lontaran airbag terlalu keras dan berpotensi membawa serpihan besar membuat pengemudi mengalami nasib buruk.


(UDA)