Teknologi Otomotif

Bosch Getol Kampanye Keselamatan Berkendara

Ekawan Raharja    •    Senin, 14 Aug 2017 12:36 WIB
bosch
Bosch Getol Kampanye Keselamatan Berkendara
Bosch masih menawarkan sejumlah fitur otomotif untuk meningkatkan keselamatan berkendara. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, BSD City: Bosch merupakan salah satu perusahaan teknologi yang juga memproduksi beragam komponen otomotif. Perusahaan asal Jerman ini juga sangat menekankan pentingnya keselamatan berkendara dengan bermodalkan teknologi otomotif yang terus berkembang.

“Bosch mendambakan lalu lintas yang bebas kecelakaan, bebas stres, serta sedapat mungkin bebas emisi. Visi tersebut memandu upaya pengembangan kami dan inilah yang ingin kami tunjukkan di GIIAS 2017," ucap Managing Director Bosch Indonesia, Andrew Powel, di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Salah satu yang diperagakan oleh Bosch adalah kemampuan dari fitur electronic stability program (ESP) yang juga dikenal dengan nama electronic stability control (ESC). Fitur ini bekerja sama dengan sistem anti-lock braking system (ABS) untuk memastikan arah mobil sudah tepat.

Berbekal sensor cerdas, ESP akan mengkoreksi arah mobil yang sebenarnya. Jika sistem mendeteksi ketidaksesuaian dan mengindetifikasi mobil cenderung tidak rabil, ESP akan bekerja dengan mengurangi torsi mesin untuk mengembalikan stabilitas. Bahkan jika masih kurang, rem ke setiap roda akan diaktifkan apabila mobil masih dalam kondisi bahaya.

Bahkan Bosch melansir data Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa ESP sangat membantu mengurangi risiko kecelakaan. Data ini mengklaim 80 persen kecelakaan akibat ban selip bisa dicegah.

Selain ESC, perusahaan multinasional ini juga memberikan edukasi mengenai electronic power steering system (EPS). Fitur untuk menunjang kenyamanan dan keamanan mengemudi ini diklaim bisa membeirkan efisiensi energi.

Sistem kemudi listrik di klaim dapat meningkatkan potensi penghematan hingga 0,9 liter per 100 kilometer. Sistem ini bisa digunakan untuk mobil, mobil otonom, kendaraan listrik, hingga kendaraan komersial.


(UDA)