Bahan Bakar Minyak

Terapkan Euro 4, Pertamina Tunggu Aba-Aba Pemerintah

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 26 Mar 2018 11:46 WIB
pertaminabahan bakar gas
Terapkan Euro 4, Pertamina Tunggu Aba-Aba Pemerintah
Obrolan ringan otomotif Mitos & Fakta seputar BBM dan pelumas. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Bogor: Euro adalah penamaan untuk standarisasi emisi gas buang kendaraan di negara-negara Uni Eropa. Standarisasi Euro digunakan untuk mengurangi polusi udara dari gas hasil pembuangan mesin kendaraan.

Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mendorong penggunaan Euro 4 dengan mengurangi suplai BBM dengan kadar oktan rendah seperti premium.

Fakta di lapangan pun menunjukkan jika saat ini Pertamina lebih banyak menyuplai pasar gasoline lain seperti pertalite (oktan 90), pertamax (oktan 92), dan pertamax turbo (oktan 95).

Semakin tinggi standar Euro yang ditetapkan, semakin kecil batas kandungan gas carbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx), carbon monoksida (CO), volatile hydro carbon ((VHC) dan partikel lain yang berdampak negatif pada mausia ataupun lingkungan pada emisi mesin kendaraan.

Sayangnya, untuk menerapkan penggunaan standar Euro 4 itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Pemerintah pun disebut memegang peran penting untuk peralihan penggunaan standar emisi tersebut. 

Atas dasar itu, kata Indra, saat ini belum ada instansi atau perusahaan yang bisa mengklaim atau menerapkan tentang Euro 4.

"Spesifikasi Euro 4 di Indonesia belum ada standarisasinya, karena menunggu konfimasi dari pemerintah. Regulasi ini berkaitan dengan emisi gas buang untuk segmen gasoline," papar Commercial Fuel Marketing, PT. Pertamina, Indra Pratama, di acara obrolan ringan otomotif Mitos & Fakta, Seputar BBM & Pelumas, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/3/2018).


(UDA)