Pajak Kendaraan Bermotor

Biaya STNK Dihapus, Pelayanan Samsat Tak Berubah

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 15 Mar 2018 10:26 WIB
Biaya STNK Dihapus, Pelayanan Samsat Tak Berubah
Tak ada perubahan prosedur pengurusan STNK dan prakteknya di lapangan. Dok.MI

Jakarta: Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang telah membatalkan biaya administrasi pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kepolisian Negara, sudah berlaku efektif sejak kemarin, Rabu 14 Maret 2018.

"Memang benar, biaya pengesahan STNK mulai dihapuskan sejak kemarin. Nanti yang tercantum di STNK hanya ada biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SDWKLLAJ)," jelas Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Bayu Pratama saat dihubungi Medcom.id, Kamis (15/3/2018).

Meski begitu, kata Bayu, secara prosedur pengurusan STNK dan praktek di lapangan tidak ada perubahan, karena pembayaran biaya pengesahan itu satu paket dengan PKB dan SDWKLLAJ. "Jadi tidak ada perubahan baik waktu maupun yang lainnya. Pengesahan tiap tahun juga tetap wajib dilakukan, namun tidak dikenakan biaya."

Kompol Bayu Pratama 

Lebih lanjut Bayu menerangkan, bahwa pembayaran pajak kendaraan yang dilakukan tiap tahunnya tetap ada dan tak ada perubahan. Termasuk pengenaan pajak progresif bagi pemilik yang punya lebih dari satu kendaraan bermotor, dengan menggunakan alamat wajib pajak sama dan yang telah terdaftar.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya penghapusan biaya pengesahan STNK tersebut, karena tidak merubah pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang saat ini sudah berjalan," ujar Bayu.

Bayu juga mengimbau kepada masyarakat untuk membiasakan membayar pajak tepat waktu agar terhindar dari denda. Serta turut berperan aktif mendukung pemerintah dalam program pembangunan nasional melalui pembayaran pajak.
(UDA)