Test Drive

Uji Performa New Ayla 1.200 cc, Responsif Libas Trek Ciwidey

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 17 Apr 2017 17:31 WIB
daihatsu
Uji Performa New Ayla 1.200 cc, Responsif Libas Trek Ciwidey
Menjajal performa New Ayla 1.200 cc. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Bandung: Setelah resmi diperkenalkan awal April lalu, kini PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menantang jurnalis untuk menjajal performa New Ayla, dengan menempuh rute sejauh 60 kilometer Bandung-Ciwidey. 

Sebagai gambaran awal, proses pengetesan ini, dibagi dengan grup 4 orang per mobil. Tentunya dengan beberapa barang bawaan di bagasi. Konfigurasi ini sengaja digunakan untuk mengetahui kelincahan dan kemampuannya bermanuver dengan jumlah penumpang seperti itu.

Pemilihan rute ini dianggap cocok untuk karakter mesin New Ayla 1.200 cc, karena jalur Bandung-Ciwidey yang memiliki karakter tanjakan dan turunan serta berliku di perkotaan, bisa menjadi ajang pembuktian ketangguhan Daihatsu Ayla kepada masyarakat.

Nyaman Tak Berkesan LCGC 
Suasana pertama yang dirasakan saat menaiki mobil ini ternyata tidak seperti yang dibayangkan sebagai mobil LCGC. Desain dashboard yang agak membulat dipadukan kelir warna hitam dan silver, serta pengunaan setir yang dilengkapi audio steering switch/tombol pengaturan sistem infotainment memberikan kesan mewah pada mobil ini. Ditambah sistem audio yang dilengkapi bluetooth, AUX, USB dan MP3 yang cukup menghibur dalam menempuh perjalanan.

Performa yang Mumpuni

Beralih ke performa, di kesempatan ini kami berkesempatan menjajal dua tipe Daihatsu New Ayla sekaligus, yaitu tipe R Deluxe manual dan otomatis. Saat menjajal mobil bertransmisi manual. Berkat mesin 3NR-VE DOHC 1.197 cc 4-silinder Dual VVT-i dengan tenaga 88 ps dan torsi 108 Nm, yang dicangkok milik Daihatsu Sigra, dirasa cukup responsif untuk jalan datar perkotaan. Namun untuk mendapatkan tenaga lebih, terutama untuk melahap tanjakan, diperlukan putaran mesin di atas 4.000 RPM.

Sementara saat kami menjajal New Alya tipe R otomatis, rute Bandung-Ciwidey dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 60 kilometer dan memakan waktu sekitar 2 jam, dirasa cukup nyaman menggunakan tansmisi otomatis. Dengan kapasitas mesin 1.200 cc, penggunaan transimisi otomatis di New Alya cukup lumayan, bahkan tanjakan dan turunan berhasil dilibas dengan baik.

Untuk konsumsi BBM, New Alya dengan transmisi manual terbilang irit, dengan perbandingan BBM 1:19 km per 1 liter bahan bakar. Sedangkan untuk transmisi otomatis terlihat lebih boros, apalagi dengan gaya mengemudi yang agresif untuk melibas tanjakan dan digeber di jalan tol, dengan perbandingan BBM 1:15 km per 1 liter bbm.

Yang menjadi catatan buat kami adalah pada bagian kaki-kaki, meski New Ayla telah diperkuat sektor kaki-kakinya yang telah menggunakan stabilizer dan suspensi baru, bantingan suspensi Ayla masih terbilang keras dibanding kompetitornya, yakni Honda Brio yang juga bermesin 1.200 cc.

Karakter suspensinya masih terasa limbung dan belum cukup meredam getaran, terutama terdengar oleh penumpang yang duduk di baris belakang. Ini juga kami rasakan ketika mobil yang ditumpangi empat orang sengaja melewati jalan keriting dan menghantam lubang baik yang kecil maupun besar, termasuk melibas polisi tidur.

Desain Kabin
Hal unik dan menarik perhatian di mobil ini adalah, kunci pintu mobil dengan desain baru, konsol box tengah dan adanya SRS Airbag di jok pengemudi dan penumpang. Termasuk kehadiran entertainment 2DIN touchscreen audio dan dikontrol dengan audio steering switch.

Membahas safety, New Ayla 1.200 cc dibekali dengan dual airbag, back sonar, side impact beam di kedua pintu, dan seatbelt pretensioner serta force limter. Untuk keamanannya, dibekali dengan immobilizer dan alarm integrated key.

Daihatsu mengklaim, kalau mobil entry level-nya yang menyasar konsumen usia muda ini, punya sejumlah kelebihan. Selain memiliki performa, stylish dan nyaman, mesin 1.200 cc yang digendongnya, diklaim masih cukup responsif di putaran tengah ke atas. Kemudian desain bodi yang modern, fitur terlengkap di kelasnya, kabin yang luas dan lega, nyaman, hemat BBM, dan harga terjangkau.

Selain itu, pengaplikasian teknologi electric power steering (EPS) di Ayla juga diklaim meningkatkan efisiensi penggunaan komponen. Itu disebabkan karena tak lagi menggunakan komponen tradisional seperti pompa power steering dan kolom setir.

"Pemilihan lokasi test drive di wilayah Bandung-Ciwidey, Jawa Barat sekaligus memperkenalkan tempat wisata di daerah tersebut. Rute perkotaan, tanjakan dan turunan yang dilewati di rute iin diharap bisa mewakili pengtesan peforma mesin baru New Ayla," ucap Marketing Director ADM, Amelia Tjandra, kepada Metrotvnews.com, di Bandung, Senin (17/4/2017).


(UDA)