Teknologi Otomotif

Daya Jangkau Terrafugia, Sanggup Capai 643 Kilometer

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 14 Nov 2017 13:19 WIB
teknologi otomotif
Daya Jangkau Terrafugia, Sanggup Capai 643 Kilometer
Mobil terbang Terrafugia dimiliki perusahaan asal Tiongkok Zhejiang Geely Holding Group. Carscoops

Metrotvnews.com: Perusahaan mobil terbang Amerika Terrafugia terus melakukan inovasi agar daya jangkau mobilnya semakin jauh. Dan saat ini mereka akhirnya mampu menunjukkan performa terbaiknya.

Mobil terbang itu diklaim bisa berjalan dengan bensin tanpa timbal, dan memiliki daya jelajah sejauh 400 mil atau sekitar 643 km, dengan kecepatan mencapai 100 mph atau sekitar 160 km per jam. 

Desain mobil terbang Terrafugia disebut telah melalui berbagai tahap pengujian dengan model skala terowongan angin. Mobil ini didesain layaknya mobil standar lainnya yang bisa diparkir dalam garasi. 

Mengenai informasi harga jual mobil terbang ini belum bisa dipastikan, diperkirakan masih butuh beberapa tahun lagi sampai model terseut dapat beroperasi sepenuhnya. Namun pihak perusahaan menargetkan harga mobil ini tidak kurang dari enam digit yang diperkirakan USD3 juta-USD4 juta (sekitar Rp39 miliar-52 miliar).

Menyusul laporan awal tahun ini, perusahaan asal Tiongkok Zhejiang Geely Holding Group, terus melebarkan sayapnya dengan mengusai produsen otomotif besar dunia. Dikutip dari Carscoops Autoguide, kini Geely membeli saham Terrafugia.

Terrafugia berdiri pada 2006 dan meluncurkan prototipe pertamanya pada 2009. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka berniat untuk menjual mobil terbang ke publik pada 2019.

Terrafugia mengatakan bahwa itu adalah "pesawat terbang dua lapis, dua kursi" yang dirancang untuk terbang seperti pesawat olahraga ringan, dan berkendara seperti mobil khas di tanah. 

 


(UDA)