Bahan Bakar Gas

Converter Kit Langka, Ganggu Penyebaran Pengguna Vi-gas di Jatim

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 29 Sep 2016 14:22 WIB
pertamina
<i>Converter Kit</i> Langka, Ganggu Penyebaran Pengguna Vi-gas di Jatim
Petugas SPBU mengisikan Vi-gas dimobil konsumen. Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Surabaya: Selain bahan bakar minyak (BBM) yang sangat familiar bagi masyarakat, PT Pertamina juga menyediakan Vi-gas yang merupakan bahan bakar gas, turunan dari LPG yang dinamakan LGV (liquefied gas for vehicle) dengan campuran propane dan butane.

Vi-gas punya beberapa keunggulan, di antaranya harga jual yang lebih murah dan angka oktan tinggi dengan rentang 98 hingga 100. Respon bahan bakar ini pun cukup positif di wilayah Marketing Operation Region (MOR) V, Jatim Balinus karena keunggulan yang dimilikinya.

"Sayangnya masyarakat terhalang karena kesulitan dalam pembelian convertion kit, padahal dengan harga jual bahan bakar yang Rp5.100 cukup menarik masyarakat," papar Area Manager Communications & Relation Pertamina region Jatim Balinus, Happy Wulansari.

Converter kit yang dimaksud terdiri dari tabung LGV serta peralatan lainnya. Mobil yang menggunakan LGV juga tetap bisa menggunakan bahan bakar minyak karena terdapat switch khusus untuk memilih bahan bakar mana yang akan digunakan pada mobil.

"Hal ini juga membantah ketakutan masyarakat akan tabung gas yang mudah meledak. Karena tekanannya relatif rendah diangka 16-20 bar, dibandingkan dengan bahan bakar gas lainnya seperti CNG yang mencapai 200 bar," sambungnya.

Wilayah MOR V saat ini memiliki lima SPBU yang menjual Vi-gas, yakni SPBU Pakuwon, Jemur Sari dan Dr. Soetomo di kota Surabaya, Jawa Timur, serta dua di Bali, tepatnya di jalan Hayam Wuruk, Denpasar dan jalan Pass Nusa Dua, Jimbaran.


(UDA)