Transportasi Umum

Pengusaha Bus Keluhkan Banyaknya 'Atlit Lempar Batu'

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 07 Sep 2016 08:26 WIB
transportasi
Pengusaha Bus Keluhkan Banyaknya 'Atlit Lempar Batu'
Pengemudi bus ini tewas usai lemparan batu mengenai dadanya. Kaskus

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjadi pemilik perusahaan otobus (PO) tidaklah mudah. Persaingan bisnis antar PO yang semakin ketat membuat banyak PO yang tak pandai atur strategi, gulung tikar. Sudah banyak contoh kasus PO usia muda yang bangkut karena kalah bersaing.

Belum lagi faktor eksternal yang mengganggu aktifitas mereka melayani masyarakat. "Contohnya banyak 'atlit' lempar batu. Mereka pakai kerikil melempari kaca bus kami. Malah sempat kejadian ada yang pakai senapan angin juga, apa iya ini hanya iseng?" ungkap Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan.

Lokasi 'atlit' lempar batu ini sudah banyak tersebar, tak hanya jalur Sumatera dan wilayah tertentu Jawa saja. "Akibatnya kaca pecah, melukai penumpang dan awak bus. Bahkan ada pengemudi yang meninggal karena batu mengenai kepalanya," lanjut Sani di Kasablanka beberapa waktu lalu.

Selain itu, ulah oknum polisi yang terkadang mengganggu perjalanan. Contoh kasus mulai dari penilangan yang tak jelas kesalahannya, belum lagi oknum Dishub yang kerap minta jatah. 

Saat mulai merintis pun mereka sudah harus melewati beragam pajak. "Beli sasis kena pajak, bangun bodi kena pajak, beli AC kena pajak, belum lagi ditambah beli sasis harus kita cari leasing sendiri dengan bunga yang lebih tinggi dari beli mobil biasa," beber pemilik PO SAN itu.

Sani berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi, toh yang dilakukan pengusaha bus untuk membantu masyarakat mendapatkan moda transportasi yang baik.


(UDA)