Kegiatan Otomotif

Edukasi Keselamatan Berkendara Wajib Sejak Dini

Ekawan Raharja    •    Senin, 03 Dec 2018 09:10 WIB
safety drivingsafety ridingkegiatan otomotif
Edukasi Keselamatan Berkendara Wajib Sejak Dini
Gesit menjadi cara Suzuki sebarkan virus keselamatan berkendara kepada remaja. Suzuki

Cikarang: Menyebarkan virus keselamatan berkendara harus dilakukan oleh semua pihak masyarakat. Mereka harus mulai menyebarkan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara kepada kelompok usia muda.

Jika melihat data Korlantas Polri, kelompok usia 15-19 tahun adalah pengguna jalan yang paling rentan mengalami kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Usia ini merupakan usia di masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga masa-masa di awal perguruan tinggi.

Melihat data ini, Suzuki Indonesia juga memiliki program berupa Gerakan Suzuki Peduli Keselamatan (Gesit). Program ini mengajak 2.000 siswa dari 17 SMP di Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini sudah dilakukan beberapa kali sejak Januari - November 2018.



"Sebagi perusahaan otomotif, kami bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara berkendara yang benar, baik sebagai pengendara maupun penumpang. Kami memilih pelajar SMP karena merekalah nantinya paling aktif berkendara dan rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Pendidikan keselamatan berkendara penting diberikan sejak dini agar dapat ketika mereka sudah mendapatkan izin berkendara, mereka berkendara dengan bijak dan mengutamakan keselamatan," papar General Manager Strategic Planning Departement PT Suzuki Indomobil Sales, Ryohei Uchiki, melalui keterangan resminya.

Selama mengikuti Gesit, para peserta ini akan mendapatkan pemaparan mengenai peraturan. tata tertib, dan hukum lalu lintas yang berlaku di Indonesia. Bahkan untuk pelatihan praktek mengendarai sepeda motor, diajak Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI) sebagai mentor.



Para peserta juga tidak ketinggalan diperkenalkan berbagai teknologi yang ada di sepeda motor dan fungsinya. Mengingat mobil-mobil saat ini semakin canggih dan memiliki fitur keamanan yang semakin beragam.

Kegiatan pelatihan keselamatan berkendara tentu juga tidak hanya dilakukan oleh pabrikan otomotif saja. Bahkan produsen pelumas, Shell, hingga Forum Wartawan Otomotif (Forwot) juga kerap melakukan edukasi mengenai pentingnya berkendara dengan baik, aman, dan nyaman kepada masyarakat.


(UDA)