Teknologi Otomotif

California Minta Tesla Tak Pakai Kata Autopilot di Iklan

M. Bagus Rachmanto    •    Sabtu, 08 Oct 2016 12:00 WIB
tesla
California Minta Tesla Tak Pakai Kata Autopilot di Iklan
Kontroversi fitur autopilot Tesla. Autoguide

Metrotvnews.com: Negara bagian California sedang mencari cara untuk memberikan sanksi keras kepada manufaktur mobil listrik Amerika, yaitu Tesla. Ini mereka lakukan karena penyebutan sistem autopilot-nya di iklan, dan dianggap tidak sesuai dengan prakteknya.

The California Department of Motor Vehicles (DMV), resmi mengeluarkan rancangan peraturan yang menuntut Tesla berhenti dan tidak memakai istilah 'self driving,' 'automatic,' atau 'auto pilot'. Terutama ketika memasang iklan komersil mobil tersebut. Kecuali mereka mampu mengemudi sendiri tanpa bantuan manusia.

Saat ini teknologi self driving Tesla digolongkan DMV sebagai versi tingkat dua (level two version). rancangan peraturan baru untuk memperluas kewenangan, serta bisa menilai mobil selain level dua. Di antaranya kendaraan level tiga, empat atau lima.

Penggolongan moibl level tiga dan lima, yang diadopsi oleh pemerintah federal dan industri otomotif menyebutkan, pada kondisi tertentu, mobil level tiga mampu berjalan tanpa butuh bantuan manusia. Peran pengemudi hanya jika diperlukan saja.

Sementara mobil yang digolongkan level lima, harus mampu beroperasi penuh secara mandiri, meski di kondisi yang paling parah.

Mengutip dari Fransisco Chronicle, juru bicara Tesla mengatakan, perusahaan sedang mengkaji rancangan peraturan dan akan memberikan masukan kepada DMV yang sesuai.

Tesla mengklaim, autopilot membuat berkendara lebih aman dan bisa mengurangi stres. Namun dijelaskan, mobil otonom yang dibuat tidak bisa lebih atau seperti pesawat otonom. Tesla autopilot menjadi kontroversi, setelah banyak laporan kecelakaan menimpa pabrikan mobil listrik ini.


(UDA)