Komponen Otomotif

Riset Bicara, 60 Persen Pengguna Mobil Wajib Ganti Ban Baru

Ekawan Raharja    •    Kamis, 08 Jun 2017 11:53 WIB
komponen otomotif
Riset Bicara, 60 Persen Pengguna Mobil Wajib Ganti Ban Baru
Sebanyak 60 persen ban mobil yang digunakan sudah mulai tipis dan waktunya untuk diganti. Goodyear

Metrotvnews.com, Jakarta: Goodyear melakukan riset terhadap pengguna mobil di Indonesia. Hasilnya cukup menarik, karena 60 persen di antaranya menunjukan ban yang mereka gunakan sudah saatnya diganti.

Riset yang dilakukan produsen ban asal Amerika Serikat tersebut melakukan pemeriksaan gratis di pusat-pusat perbelanjaan. Mereka mengambil sampel delapan ribu mobil di Jakarta, Surabaya, dan Bogor.

Pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat Treat Depth Indicator (TDI) atau lebih dikenal dengan Tread Wear Indicators (TWI). Hasil mayoritas sisa ketebalan telapak seluruh ban sudah waktunya di ganti. Rata-rata ketebalan telapak ban bersisa antara 2-4 milimeter, seperti dikutip dari keterangan resmi Goodyear Indonesia.

Dengan kata lain, kondisi ini berbahaya bagi keselamataan penumpang mobil. Mengingat 2-4 milimeter yang tersisa dengan telapak ban sudah dekat dengan karkas ban.

Riset ini juga menunjukan bahwa mayoritas pengguna mobil di Indonesia kurang paham mengenai kondisi ban mobil mereka. Sehingga setekah riset dilakukan, para pemilik mobil lebih paham dan lebih memperhatikan kondisi ban mobil mereka.

Setelah diperiksa kondisi bannya, para pemilik mobil diberikan lebar rekomendasi dan kartu TDI. Kartu ini bisa menjadi pengingat pemilik mobil untuk segera mengganti bannya yang sudah mulai tipis.

Kemudian Goodyear Indonesia juga menawarkan program Ramadan Trade-In bagi untuk seluruh merek dan jenis ban. Ban lama akan dihargai maksimal 400 ribu, dan bisa digunakan sebagai potongan untuk berbagai lini produk Goodyear.

Tidak ada salahnya anda juga memeriksa kondisi ban mobil kesayangan, khususnya yang akan mudik atau liburan. Sehingga bisa mudik atau liburan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.


(UDA)