Tips Knowledge

Sering Tengok Kaca Spion, Kurangi Risiko Kecelakaan

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 19 Jul 2018 10:01 WIB
tips knowledge
Sering Tengok Kaca Spion, Kurangi Risiko Kecelakaan
Melihat kaca spion untuk mengurangi dampak blind spot atau titik buta. NorwayToday

Jakarta: Kecelakaan di jalan raya bisa dialami oleh semua orang di mana pun dan kapan saja.  untuk itu, sebagai pengendara sebisa mungkin kita wajib berhati-hati dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko bertabrakan dengan mobil lain.

Salah satu cara meminimalisir tabrakan adalah dengan menjaga jarak mobil, tujuannya tak lain agar dapat terhindar, serta mengurangi resiko mobil bersenggolan dengan kendaraan lain.

"Untuk mengantisipasi tabrakan depan, jaga jarak 3 detik ketika mobil sedang berjalan," ucap 
Dealer Skill Development, Ornest Ophirio kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Teknik lain yang bisa diaplikasikan untuk mengurangi resiko tabrakan adalah dengan melihat kondisi sekitar melalui kaca spion. Pastikan kaca spion samping dan tengah dalam kondisi  baik, sehingga bisa memberikan visual yang jelas.

"Seberapa sering kita menoleh kaca spion? kalau bisa sesering mungkin. Untuk waktunya wajib  dilirik setiap 8 sampai 10 detik sekali ketika berkendara dalam kondisi lalu lintas kota yang ramai, agar kita tahu kondisi di sekitar mobil, khususnya saat akan bermanuver," tambahnya.

Perlu dicamkan ketika hendak berbelok, jangan cuma mengandalkan kaca spion saja. Pastikan kepala juga ikut menoleh ke kiri atau kanan untuk mengurangi dampak blind spot atau titik buta.

"Sebagai contoh mobil yang kita kemudikan melaju 30 kilometer per jam (kpj), sementara sepeda motor yang ada di sampung kita melaju 40 kpj. Ketika melihat spion kendaraan itu tidak terlihat, karena berada di area blind spot. Kemudian ketika belok, motor itu sudah mendahului atau tepat di samping, maka yang terjadi bisa saja motor yang kita kendarai menabrak motor di samping,” jelas Ornest.


(UDA)