Mobil Listrik Buatan RI Bakal Isi Pasar Australia

Ilham wibowo    •    Jumat, 07 Sep 2018 15:17 WIB
indonesia-australia
Mobil Listrik Buatan RI Bakal Isi Pasar Australia
Ilustrasi mobil listrik. (FOTO: MI/AGUS M)

Jakarta: Pemerintah Indonesia akan mengambil kesempatan peningkatan pertumbuhan industri otomotif dalam nota Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Rencananya, mobil listrik dan hybrid produksi Tanah Air bakal mengisi pasar di Negeri Kangguru di tahun mendatang.

"Dengan IA-CEPA ini ekspor bisa meningkat untuk masuk dari sektor otomotif, bukan hanya mobil konvensional, tetapi juga berbahan bakar listrik dan hybrid," ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman  Pambagyo di kantornya, Jakarta, Jumat, 7 September 2018.

Australia dipastikan bakal menjadi importir mobil listrik dan hybrid usai menghentikan seluruh pabrik produksi kendaraan di negaranya. Kesempatan tersebut, kata Iman, perlu menjadi fokus agar bisa bersaing dengan negara yang produksi otomotifnya terus berkembang seperti Thailand.

"Kami belum punya angka targetnya, tapi sangat yakin bisa masuk ke sektor tersebut," ujarnya.

Setelah mendapat kepercayaan Australia, produksi otomotif RI juga akan merambah negara commonwealth dan pasar dunia lainnya. Sehingga, proyeksi ekonomi jangka panjang ini bisa memperkecil defisit perdagangan antara Indonesia dan Australia yang pada Januari-Mei 2018 tercatat mencapai USD757,9 juta.

"Tapi saya rasa tidak perlu khawatir soal neraca, negosiasi ini tidak hanya soal barang dan jasa yang bisa diekspor ke Australia," tuturnya.

Kesepakatan perundingan dua negara itu juga diberi kelonggaran agar Australia mengeliminasi semua pos tarifnya menjadi nol persen pada saat implementasi. Selain itu, pemerintah Australia juga bakal memberikan kemudahan ekspor mobil hybrid dan listrik berupa ketentuan asal barang berupa change in tariff heading (CTH), qualifying value content (QVC) 35 persen atau built in Indonesia from a Complete Knock Down (CKD) kit untuk mobil listrik dan hybrid.

"Indonesia diproyeksikan menjadi manufacturing powerhouse dengan kemudahan akses berbagai bahan baku murah serta berkualitas dengan Australia," tandasnya.

 


(AHL)