Safety Driving

Sopir Truk Pontianak Uji Skill di Safety Driving Course

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 19 Nov 2017 18:14 WIB
safety driving
Sopir Truk Pontianak Uji Skill di Safety Driving Course
Sopir truk di Pontianak dapat pelatihan safety driving khusus dari Hino.HMSI

Pontianak: Berkendara aman ala sopir truk, memang masih cukup minim dilakukan. Tapi kini semakin banyak sopir truk sadar akan pentingnya berkendara yang aman. Seperti yang ditunjukkan oleh para sopir truk di Kota Pontianak yang mengikuti pelatihan safety driving bersama Hino.

Ini penting, mengingat mereka mengendarai mobil dengan dimensi lebih besar. Dan hal itu disambut dengan baik oleh Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dan melanjutkan kampanye keselamatan berkendaranya hingga ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kampanye yang dikemas melalui program Hino Dutro Safety Driving Competition itu, mengangkat tajuk 'Handal Pengemudinya, Aman dan Maksimal Bisnisnya', melibatkan 70 pengemudi truk di wilayah Pontianak dan sekitarnya. Tujuannya untuk menanamkan tentang pentingnya berkendara aman di jalan raya.

"Kami mengadakan acara ini karena Hino sebagai perusahaan otomotif juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab moral dalam membangun disiplin berkendara yang baik dan benar," ungkap Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/11/2017).

Parkir Mega Mall Pontianak, sebagai lokasi ujian praktek bagi 10 pengemudi terbaik untuk melakukan inspection test dan skill test, berupa zig – zag forward, backward serta reverse parking.

Sebelumnya mereka telah mengikuti test tertulis mengenai keselamatan berkendara seperti daily inspection, proper driving, economical driving, safety driving dan tanda rambu – rambu lalu lintas, yang diselenggarkan HMSI bersama PT Automobil Borneo Perdana (ABP)

Keluar sebagai pemenang kompetisi ini adalah Muhammad Imannudin dari CV Nirda, lalu ada Edwin dari CV Abadi Loc Jaya di urutan kedua dan Toni D dari PT. Bhakti Karya Mandiri di urutan ketiga. "Semoga kegiatan ini bisa terus digelar dan lebih banyak lagi pesertanya, sehingga semakin luas pengemudi yang dapat pelatihan," kata Imannudin.


(UDA)