Industri Otomotif

Mitsubishi Pulih dari Kasus Skandal Data Konsumsi BBM

Ekawan Raharja    •    Rabu, 31 Jan 2018 08:59 WIB
mitsubishiindustri otomotif
Mitsubishi Pulih dari Kasus Skandal Data Konsumsi BBM
Penjualan MItsubishi meningkat 10 persen secara global. Mitsubishi

Jepang: Mitsubishi mulai kembali merasakan nikmatnya bisnis otomotif setelah tersangkut skandal bahan bakar. Hal ini ditunjukan oleh penjualan ritel mereka yang meningkat 10 persen berdasarkan calender year 2017 (Januari-Desember 2017).

Diketahui pabrikan berlogo tiga berlian ini berhasil menjual 1.030.000 unit sepanjang 2017. Angka ini meningkat dibandingkan capaian 2016 yang hanya menyumbang 934 ribu unit.

Pasar terbesar Mitsubishi masih dipegang oleh Tiongkok dengan penjualan mencapai 129 ribu unit. Kemudian disusul oleh pasar Amerika Serikat yang mencapai 104 ribu unit di sepanjang 2017.

Pasar Asia Tenggara juga menjadi salah satu lumbung penjualan mereka dengan total penjualan retail 242 ribu unit. Indonesia menjadi negara yang paling agresif menjual dengan total 80 ribu unit.

Angka untuk Indonesia terbilang meningkat 19 persen. Agresifitas penjualan Mitsubishi Indonesia tidak terlepas dari hadirnya Mitsubishi Xpander yang bermain di segmen gemuk yakni MPV.

"Mitsubishi Motors memperoleh hasil yang baik pada 2017, dengan kinerja yang kuat yang dipimpin oleh bisnis kami di China dan kawasan ASEAN. Kami juga bersemangat melihat bisnis domestik kami di Jepang melakukan langkah pertama menuju pemulihan," ujar Chief Operating Officer Mitsubishi Motors, Trevor Mann, melalui keterangan resminya.

Sedangkan untuk penjualan dengan perhitungan tahun fiskal baru akan berakhir 31 Maret 2018. Pabrikan asal Jepang ini telah memperkirakan penjualan tahunan 1.029.000 unit dan pendapatan mencapai JPY2 triliun.


(UDA)