Safety Driiving

Kesadaran Pakai Sabuk Pengaman Masih Minim

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 09 Oct 2017 08:12 WIB
safety driving
Kesadaran Pakai Sabuk Pengaman Masih Minim
Meski sederhana, sabuk pengaman punya peran besar bagi keselamatan. Carscoops

Metrotvnews.com: Takdir memang tak ada yang bisa mengetahui, namun manusia bisa meminimalkan risiko kematian atau cedera saat terlibat dalam sebuah kecelakaan. Salah satu hal yang paling mudah adalah menggunakan sabuk pengaman, saat berkendara dengan mobil.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) baru saja merilis angka kematian akibat kecelakaan meningkat 5,6 persen menjadi 37.461 ribu. Angka ini sangat mencengangkan, lantaran di era seharusnya kesadaran berkendara sudah semkain tinggi, faktanya angka kematian di jalan raya masih sangat tinggi. Itu baru di Amerika Serikat saja.

Sebuah laporan mengungkapkan, penyebab kecelakaan karena perilaku berkendara, berkendara dalam kondisi mabuk dan tak mengenakan sabuk keselamatan adalah yang terbesar. Khusus angka kecelakaan yang tak mengenakan sabuk, mencapai 10.428 kematian tahun lalu.

Persoalannya, banyak dari korban-korban ini terlibat dalam kecelakaan yang tak berat, yang sebenarnya tak sampai menyebabkan kematian. Namun tanpa mengenakan sabuk, korban ini terbentur komponen mobil, atau bahkan terlempar keluar saat mobil melintir.

Hasil ini juga mencatatkan setidaknya 94 persen kecelakaan serius disebabkan oleh manusia (human error). Penggunaan teknologi pada mobil yang punya fungsi mencegah kecelakaan dan meminimalkan human error bisa lebih baik lagi.

Di Indonesia sendiri budaya mengenakan sabuk pengaman sudah mulai meningkat. Namun baru sebatas untuk penumpang baris depan saja, untuk penumpang baris kedua dan ketiga masih dianggap tak terlalu penting, meski pabrikan mobil sudah menyediakan hingga baris ketiga.


(UDA)