Pabrik Mobil

Tambah Investasi, Nissan Bangun Pabrik di Purwakarta

Ekawan Raharja    •    Jumat, 09 Sep 2016 10:10 WIB
nissan
Tambah Investasi, Nissan Bangun Pabrik di Purwakarta
Nissan menambah investasi dengan membangun pabrik baru khusus untuk memproduksi mesin dan transmisi. NMI

Metrotvnews.com, Purwakarta: Nissan menambah investasi di Indonesia dengan membangun pabrik barunya di Indonesia. Pabrik baru di Purwakarta ini nanti akan digunakan khusus memproduksi mesin dan transmisi.

Nilai investasi baru Nissan mencapai JPY3,4 miliar atau lebih dari Rp 435 miliar. Hal ini dilakukan oleh prinsipal Nissan Jepang, lantaran Indonesia merupakan salah satu pasar penting mereka di Asia.

"Indonesia merupakan salah satu pasar strategis bagi Nissan secara global. Investasi ini menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan kami," ujar Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Antonio Zara, melalui keterangan resminya.

Pabrik yang berada di atas lahan 3 ribu meter persegi ini akan diisi dengan line produksi engine machining, yang memungkinkan pabrikan asal Jepang tersebut memproduksi mesin dan transmisi secara lokal. rencananya pabrik yang berlokasi di Purwakarta ini akan mulai beroperasi mulai September 2017.

"Nissan sudah memulai investasi di Indonesia sejak 2001. Pabrik baru ini menjadi langkah konkrit kami untuk menegaskan kembali komitmen jangka panjang di Indonesia."

Tentu saja strategi ini merupakan langkah penting mengingat dalam beberapa tahun ke belakang penjualan Nissan semakin merosot. Dengan memperbanyak kandungan komponen lokal di produk Nissan, diharapkan dari sisi biaya produksi akan lebih murah. Sehingga produk-produk Nissan dapat memiliki harga yang kompetitif dengan kompetitornya seperti Toyota, Honda, Suzuki, ataupun Mitsubishi.

Jika membandingkan periode semester pertama di 2015 dan 2016, terjadi penurunan yang cukup tajam. Semester pertama 2016 Nissan hanya berhasil meraup penjualan 8.148 unit, sedangkan di semester pertama 2015 mereka sanggup menjual 15.729 unit.

Penambahan investasi ini juga sejalan dengan target Antonio Zara, membawa Nissan meraup market share  besar di Indonesia menjadi 8 persen di 2018. "Itu minimal 8 persen, kami harapkan bisa lebih dari itu. Karena Nissan global menargetkan pertumbuhan sebesar itu, dan kami di Indonesia akan mencapainya."
 


(UDA)