Regulasi Otomotif

Jepang Perketat Regulasi Data Konsumsi BBM

Ekawan Raharja    •    Selasa, 20 Sep 2016 09:20 WIB
regulasi otomotif
Jepang Perketat Regulasi Data Konsumsi BBM
Pemerintah Jepang memperketat regulasi pelaporan hasil konsumsi bahan bakar. Kyodo News/Yuki Sato

Metrotvnews.com: Beberapa pabrikan mobil di Jepang beberapa kali ketahuan menyantumkan data konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang salah kepada konsumen. Tak ingin kecolongan lagi, Pemerintah Jepang menyiapkan denda bagi pabrikan mobil yang masih bandel menggunakan data konsumsi bbm yang tidak sesuai.

Nantinya setiap jenis mobil akan diberikan denda sekitar JPY300 ribu (sekitar Rp38 juta) untuk setiap modelnya. Angka ini terbilang sudah cukup untuk memberikan rasa jera dan malu kepada produsen yang terbukti bersalah.

"Denda JPY300 ribu mungkin terbilang ringan, namun ini bagian dari tuntutan lainnya," ujar Kepala Bagian Recall Kementerian Transportasi Jepang, Takao Ononda, dikutip dari Reuters.

Tak hanya sekadar denda, Pemerintah Jepang juga menyiapkan standar pelaporan konsumsi BBM yang lebih ketat. Diharapkan regulasi terbaru ini dapat mencegah kesalahaan pengunaan data konsumsi BBM.

Pemerintah Jepang memberlakukan denda ini agar kejadian yang dilakukan Mitsubishi dan Suzuki tidak terjadi lagi. Diharapkan ke depan, semua pabrikan melakukan pengetesan konsumsi BBM dengan metode yang sudah ditetapkan Pemerintah Jepang.

Namun denda ini masih belum berlaku untuk Mitsubishi yang saat ini sedang dalam masa pemeriksaan untuk mobil-mobil yang mereka pasok di Jepang. Pemerintah Jepang juga masih memberikan kesempatan untuk Mitsubishi untuk memberikan laporan terkait langkah yang akan dilakukan perushaan demi mencegah praktek-praktek tersebut terulang kembali, sampai akhir September 2016.

"Ini menjadi kesempatan terakhir Mitsubishi untuk mengubah budaya operasional mereka. Jika mereka gagal di waktu ini, bisa jadi mereka akan kehilangan kepercayaan dari industri otomotif," tutup Menteri Transportasi Jepang Keiichi Ishii.

Di Indonesia, kasus kesalahan data konsumsi BBM, sudah dipastikan tak ada. Mengingat di data spek untuk setiap mobil, tak pernah dicantumkan data konsumsi BBM.


(UDA)