Teknologi Otomotif

Mazda: Mesin Konvensional Masih Punya Masa Depan

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 04 Aug 2017 13:25 WIB
mazda
Mazda: Mesin Konvensional Masih Punya Masa Depan
Mazda masih optimis dengan masa depan mesin pembakaran dalam. Carscoops

Metrotvnews.com: Industri otomotif global mulai memasuki era baru, setelah mobil mesin konvensional, hybrid maka kini mobil listrik. Tesla jadi salah satu pabrikan yang hanya menjual mobil bertenaga listrik saja.

Namun pabrikan Jepang, Mazda, mengatakan akan segera ikut tren mobil listrik. Hal ini dikatakan Robert Davis, Senior Vice President Mazda untuk Amerika.

"Mesin pembakaran internal punya peran masa depan yang kuat dalam transportasi. Kami pasti juga mempertimbangkan teknologi baru, baterai, mobil listrik, plug-in hybrid dan semuanya," katanya.

Robert menambahkan, sebelum pihaknya menghabiskan waktu dan biaya untuk memasuki era mobil listrik, pihaknya akan tetap menghadirkan mesin pembakaran dalam (mesin konvensional) karena dianggap penting.

Mazda jadi salah satu merek yang masih fokus pada mesin pembarakan dalam. Namun mereka terus mengembangkan mesinnya untuk membuatnya lebih efisien lewat teknologi Skyactiv dan Skyactiv-D.

Selain itu Robert juga mengatakan meski tanpa emisi, mobil listrik juga memberi dampak buruk untuk lingkungan. Limbah baterai lithium-ion tak bisa didaur ulang dengan mudah, seperti halnya baterai handphone.

"Kami tak ingin hanya memindahkan emisi dari jalanan menuju lokasi pembuangan baterai mobil listrik. Kami ingin solusi terbaik untuk konsumen dan lingkungan pastinya," pungkasnya.


(UDA)