Industri Otomotif

Raksasa SUV Tiongkok Nawar Jeep

Ekawan Raharja    •    Selasa, 22 Aug 2017 14:20 WIB
industri otomotifmotor cinaotomotif tiongkok
Raksasa SUV Tiongkok <i>Nawar</i> Jeep
Seorang pramuniaga Great Wall Motor menyiapkan SUV Haval di sebuah showroom di Beijing. Pasar SUV di Tiongkok terus membesar dari tahun ke tahunAFP Photo/Greg Baker

Metrotvnews.com: Langkah ekspansif terbaru industri otomotif Tiongkok kembali terkuak. Melalui email-nya kepada Fiat Chrysler Automobiles (FCA), pucuk pimpinan Great Wall Motor mengisyaratkan keinginan untuk membeli Jeep dari aliansi tersebut.

"Ya, ada niat serius untuk melakukan pembelian," kata juru bicara Great Wall Motor menjawab konfirmasi AFP, Selasa (22/8/2017).

Kabar niat membeli Jeep dari FCA tersebut dilansir Automotive News sehari sebelumnya. Media massa otomotif terbitan AS tersebut menyebutkan bahwa ada email dari Presiden Great Wall Motor Wang Fengying yang menyebutkan keinginan membeli sebagian atau seluruh saham Jeep dari aliansi perusahaan otomotif AS-Italia tersebut.

Pihak FCA dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa "belum didekati Great Wall (Motor) sehubungan dengan merek Jeep atau hal lain yang berkaitan dengan bisnisnya." Meski mengakui mengajukan melakukan pembelian, juru bicara Great Wall Motor tidak mengkonfirmasikan bahwa perusahaan telah melakukan pendekatan intensif kepada FCA.

Di dalam email tersebut memang tidak disebutkan secara spesifik bahwa yang ingin Great Wall Motor beli adalah Jeep atau merk lain di bawah naungan FCA. Tetapi bila melihat rekam jejak Great Wall Motor yang 80 persen produknya adalah SUV, maka sangat mungkin Jeep yang diincar.



Sepanjang semester pertama tahun ini, FCA menjual 110 ribu mobil buatan lokal di Tiongkok. Besarnya penjualan tersebut terutama disumbang Jeep yang dibangun perusahaan patungan FCA dengan Grup GAC.

Tiongkok saat ini merupakan pasar terbesar otomotif global. Khusus untuk segmen SUV, penjualannya per 2016 melonjak hingga 45 persen dari tahun sebelumnya. Sementara penguasa lokal SUV adalah Great Wall Motor yang seperti produsen lain di Tiongkok, belum cukup kuat di tingkat global.

"Maka akuisisi Jeep dari FCA ini sangat penting bagi Great Wall Motor," ujar Bill Russo, managing director Gao Feng Advisory Group kepada AFP.

Di sisi lain FCA tidak menutupi bahwa keuangannya sedang berdarah-darah sebagai dampak kasus skandal emisi gas buang VW. Awal tahun ini aliansi bahkan sudah mencoba menjual Ducati meski akhirnya membatalkan niatnya di tahap-tahap terakhir.

"Jeep adalah permata mahkota Fiat Chrysler dalam hal brand and equity. Mengingat penjualannya di AS sedang surut, tawaran akuisisi dari Tiongkok dapat menolong kelanjutan merek Chrysler, Dodge dan Fiat," papar Russo yang sebelumnya adalah eksekutif Chrysler di Tiongkok.

 


(LHE)