Belanja Iklan Otomotif (Bag. 1)

Belanja TVC Otomotif Menggeliat di Agustus

Ahmad Garuda    •    Jumat, 22 Sep 2017 16:47 WIB
industri otomotif
Belanja TVC Otomotif Menggeliat di Agustus
Belanja iklan mobil di televisi nasional capai Rp111 miliar. Dok MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyaknya produk-produk baru dalam industri otomotif nasional, turut mengerek belanja iklan otomotif di stasiun televisi. Data yang berhasil dirangkum Metrotvnews.com dari Adstensity milik PT SIGI Kaca Pariwara, bahwa total anggaran belanja iklan otomotif di TV mencapai Rp111,49 miliar.

Angka ini tentunya sangat luar biasa, mengingat penjualan mobil di pasar nasional diperkirakan hanya tumbuh beberapa persen saja menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Apalagi terdapat beberapa agen pemegang merek (APM) brand otomotif dunia yang angkat kaki dari pasar nasional. Meski ada juga brand baru yang masuk seperti Wuling Motors.

Hasil monitoring iklan televisi (TVC) Adstensity, menunjukkan pada Agustus 2017 industri otomotif khususnya mobil, mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Dari data tersebut, total belanja iklan mobil di Agustus 2017 mencapai Rp111,49 miliar, naik 22,95% dibanding periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp90,67 miliar.

Ada naik 22,95% dibanding periode yang sama tahun lalu. (Adstensity)

Tingginya nilai iklan di Agustus 2017 lalu, terjadi lantaran juga bersamaan dengan penyelenggaraan pameran otomotif nasional yaitu Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Dalam pameran tersebut, rata-rata brand otomotif nasional meluncurkan produk baru dan program penjualan dan purna jual terbaru buat konsumennya.

Fakta ini menjadi bukti bahwa optimisme brand otomotif nasional terhadap penjualan tahun ini bisa jauh lebih baik. Gaikindo menyebutkan bahwa hingga Agustus lalu, penjualan mobil sudah nyaris mencapai 800 ribu unit. Tentunya tren ini masih memungkinkan naik, terlebih jika kondisi perekonomian bangsa menjadi lebih baik.

Namun ada beberapa kebijakan pemerintah yang dianggap bisa menahan penjualan mobil tahun ini. Di antaranya adalah aturan 'wajib punya garasi' bagi mereka yang ingin membeli mobil baru. Berharap saja semoga dampaknya tidak terlalu besar.


(UDA)