Klub dan komunitas

Cecil B Silanu Masih Pegang Tampuk Kekuasaan PPMKI DKI Jakarta

Ekawan Raharja    •    Senin, 05 Jun 2017 16:24 WIB
klub mobil
Cecil B Silanu Masih Pegang Tampuk Kekuasaan PPMKI DKI Jakarta
PPMKI DKI Jakarta pernah melakukan touring dari Jakarta menuju Kerinci Jambi. Top1

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) DKI Jakarta kembali melakukan pemilihan ketua untuk periode 2017-2020. Dikesempatan kali ini sang petahana, Cecil B Silanu, berhasil memperpanjang masa baktinya hingga tiga tahun ke depan.

Acara pemilihan ketua PPMKI DKI Jakarta dilakukan di Raja Rasa Jakarta pada Minggu (4/6/2017) sore. Cecil berhasil menjadi ketua setelah mengalahkan pesaingnya, Iwan Diah, dengan sistem pemilihan suara.

Perebutan posisi nomor satu di PPMKI DKI Jakarta tidak semulus yang diduga. Cecil yang diperkirakan akan melaju sendiri di bursa pemilihan ketua, mendapatkan kejutan dari Iwan. Hal ini dikarenakan Iwan maju ke bursa pemilihan ketua dua hari sebelum masa pemilihan.

Tak pelak, adu visi dan misi pun terjadi sebelum kegiatan pemilihan ketua. Baik Cecil dan Iwan menawarkan berbagai program untuk kemajuan komunitas mobil klasik tersebut.

Sang Petahana menawarkan program touring ke luar negeri. Jika di periode sebelumnya PPMKI DKI Jaya melakukan touring ke Kerinci Jambi, maka kali ini dia menawarkan touring ke Bangkok.

"Saya sudah menghubungi klub mobil klasik di sana. Bahkan saat saya ke Malaysia pekan lalu, saya ajak juga klub mobil klasik Malaysia untuk bersama-sama tur ke Bangkok dan mereka antusias," tulis Cecil melalui keterangan resminya.

Iwan juga menawarkan 10 program stretegis untuk PPMKI dinamis. Mulai dari menambah jumlah program, menambah jumlah anggota, menjalin hubungan dengan media, serta menggalakan penggunaan sosial media.

"Dengan program dan promosi yang gencar, PPMKI menjadi semakin dikenal," ujar Iwan Diah.

Namun anggota PPMKI DKI Jaya masih puas dengan kepemimpinan petahana, dan juga menunggu program-programnya. Cecil pun terpilih dengan skor 29 suara berbanding Iwan yang mengumpulkan 14 suara.


(UDA)