Kompetisi Irit BBM

Tata Super Ace Konsumsi 23,17 Kpl di SASC Jabodetabek

Ahmad Garuda    •    Minggu, 26 Nov 2017 16:33 WIB
tata motors
Tata Super Ace Konsumsi 23,17 Kpl di SASC Jabodetabek
Para pemenang Tata Super Ace Super Challenge di Jabodetabek 2017. MTVN/Ahmad Garuda

Tangerang Selatan: Klaim Tata Motors tentang jajaran produk mereka yang lebih irit dalam mengkonsumsi bahan bakar, sepanjang tahun ini mereka buktikan. Pabrikan mobil asal India itu menggelar Tata Super Ace Super Challenge (SASC) 2017 dengan melibatkan sopir-sopir yang menggunakan tipe pick up tersebut.

Kali ini pemenangnya adalah Gunartono (61 tahun) yang merupakan sopir mobil dari perusahaan Cahaya Intermega yang bergerak di bidang Printing. Ia mencetak rekor konsumsi bahan bakar di SASC Jabodetabek 2017 dengan 23,17 kilometer per liter.

Hingga saat ini SASC telah menunjukan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien di Kota Tulungagung dengan pencapaian 27.74 kilometer per liter (kpl). Konsumsi bbm tersebut dicapai dari kondisi medan bervariasi, situasi lalu lintas beragam dan karakter mengendara yang berbeda-beda.

Hasil di tiap kota sejauh ini selama pelaksanaan SASC yang mengambil jarak tempuh 50-60 km, cukup bervariasi. SASC Bandung menjadi kota pelaksanaan yang pesertanya paling boros yaitu 12,73 kpl. Namun angka tersebut masih sangat irit jika dibandingkan konsumsi bbm pick up merek lain.

Lomba digelar dri SPBU Pertamina kawasan Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lalu finish di Kawasan Favour Bliss, Alam Sutera, Tangerang Selatan. Dengan metode full to full, mereka melakukan isi ulang tangki solar di SPBU Coco, Alam Sutera.

Pemakaian bahan bakar solar dihitung kembali setelah jarak yang ditentukan ditempuh. Hasil pengisian bahan bakar ke posisi penuh kembali akan dibagi dengan jarak tempuh. Saat lomba semua pick up peserta dimuat dengan beban 1 ton, jadi kondisinya memang terlihat ril dan tidak ada permainan di dalamnya.

"Ajang ini bakal jadi ajang untuk mengasah skill berkendara para sopir dengan target efisiensi penggunaan bahan bakar. Berkendara irit ala sopir mobil pick up, juga penting dilakukan. Bukan hanya karena mereka jadi ujung tombak pemilik mobil untuk mengurangi ongkos produksi, namun juga penting untuk mengasah skill berkendara yang efisien," klaim President Director Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) di Flavor Bliss, Alam Sutra, Tangerang Selatan pada Minggu (26/11/2017).

SASC kali ini diikuti oleh pemakai Super Ace di Jakarta dan menjadi kota yang ke-8 dilaksanakannya SASC. "Program ini bakal kami selenggarakan secara berkelanjutan agar jadi wadah silaturrahmi yang baik. Jadi kompetisi yang ada di sini, hanya sebagai permainan saja. Target utamanya adalah berkendara untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar paling efisien. Kemudian juga sebagai ajang edukasi berkendara aman dan hemat untuk pemilik armada dan para sopirnya."

Daftar rekor pelaksanaan SASC 2017:
1. Tulungagung        27,74 kpl
2. Malang        24.38 kpl
3. Purwokerto,        22,28 kpl
4. Medan        18.32 kpl
5. Lampung        18.22 kpl
6. Surabaya        17,74 kpl
7. Bandung        12,73 kpl
8. Jabodetabek        23,17 kpl


(UDA)