Industri Otomotif

Pasar Pelumas Menjanjikan, Federal Oil Buka Pabrik Baru

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 24 Aug 2017 07:26 WIB
industri otomotif
Pasar Pelumas Menjanjikan, Federal Oil Buka Pabrik Baru
Federal Oil pindahkan pabriknya ke Cilegon Banten. MPM

Metrotvnews.com, Cilegon: Optimis dengan perkembangan dunia otomotif tanah air yang akan terus bertumbuh, khususnya industri pelumas, produsen Federal Oil punya strategi khusus jelang akhir tahun. Yakni memperkenalkan pabrik baru Lube Oil Blending Plant (LOBP) yang berlokasi di Krakatau Industrial Estate Cilegon, Banten.

"Perkembangan dunia otomotif kami optimis, bahwa industri pelumas tanah air akam terus mengalami pertumnuhan. Kami berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan pelumas tanah air melalui pembangunan pabrik dengan kapasitas dan fasilitas yang jauh lebih memadai dari yang ada sebelumnya," ujar Direktur Utama PT Federal Karyatama, Patrick Adhiatmadja, dalam keterangam resminya, Rabu (23/8/2017).

Resmi beroperasinya pabrik baru di atas lahan seluas 2 hektar ini, sekaligus mengalihfungsikan pabrik pelumas yang sebelumnya ada di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Pabrik baru yang mengusung konsep modern dan ramah lingkungan ini diklaim mampu memproduksi pelumas Federal Oil sepeda motor dan mobil sebanyak 100 juta liter per tahun.

Tidak hanya itu, pabrik anyar ini dinyatakan telah  didukung sistem manajemen produksi ISO 9001, mulai dari sistem penerimaan material, penyimpanan, proses blending, filling bottling dan packing machine yang terintegrasi. Termasuk konsep pabrik yang ramah lingkungan dengan pengolahan limbah yang bersertifikasi, sumur buangan dan program penghijauan penanaman pohon.

"Federal oil adalah pabrik nasional yang sudah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Pihak dari lembaga SNI sendiri telah melihat langsung proses produksinya," ujar Patrick.

Patrick berharap, adanya pabrik baru ini bisa mendukung penjualan dengan produksi yang lebih besar. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tapi dapat melakukan ekspansi ke sejumlah negara, khususnya wilayah ASEAN.
 


(UDA)