Seoul Larang Mobil Diesel untuk Kurangi Polusi Udara

Arpan Rahman    •    Rabu, 07 Nov 2018 19:05 WIB
korea selatan
Seoul Larang Mobil Diesel untuk Kurangi Polusi Udara
Kota Seoul di Korsel. (Foto: AFP)

Seoul: Kota Seoul mengumumkan larangan beroperasi bagi mobil diesel tua demi mengurangi tingkat polusi di ibu kota Korea Selatan, Rabu 7 November 2018. Larangan dikeluarkan karena tingkat partikel debu di Seoul melonjak tajam ke level yang mengkhawatirkan.

Dilansir dari kantor berita UPI, Pemerintah Metropolitan Seoul menyebut truk-truk tua bermesin diesel yang berbobot lebih dari 2,5 ton dan sudah beroperasi di atas 13 tahun dilarang memasuki wilayah ibu kota. Tidak hanya itu, pemerintah juga menyarankan agar mobil berpelat nomor genap untuk tidak masuk ke Seoul.

Tempat parkir di sejumlah institusi publik ditutup, dan situs konstruksi juga disarankan untuk memangkas jam kerja. Semua itu dilakukan demi mengurangi tingkat polusi di Seoul.

Larangan ini ditetapkan saat level polutan PM 2,5 mencapai lebih dari 50 mikrogram per meter kubik pada Selasa 6 November. PM 2,5 merujuk pada partikel kecil yang ukurannya kurang dari 2,5 mikron.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel menyebut PM 2,5 dapat mengancam kesehatan jika memasuki saluran pernapasan manusia. Partikel itu juga dapat menyebabkan iritasi di mata, hidung serta tenggorokan.

Jika larangan ini berjalan lancar, maka diharapkan level PM 2,5 saat ini dapat berkurang 40 persen. Menurut media Yonhap, terdapat lebih dari 320 ribu kendaraan tua bermesin diesel yang tercatat di Seoul, 200 ribu lainnya bermesin sama namun usianya relatif muda.

Seoul juga menerapkan pembatasan terhadap produksi di 11 pembangkit listrik tenaga panas bumi. Seoul memangkas produksi listrik hingga 1,1 juta kilowatt per hari, yang dapat mengurangi partikel debu kecil hingga 2,3 ton.


(WIL)