Tips Knowledge

Libas Genangan Air, Ban Mobil Bisa Hilang Traksi

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 24 Apr 2018 06:30 WIB
tips knowledge
Libas Genangan Air, Ban Mobil Bisa Hilang Traksi
Kondisi ban botak berbahaya terjang genagan air dengan kecepatan tinggi. Idriversafely

Jakarta: Pengendara mobil sebaiknya waspda dan berhati-hati saat melewati genangan air dengan kecepatan tinggi. Terlebih saat cuaca hujan, karena terbatasnya penglihatan serta kondisi jalan yang licin.

Mus Mulyadi Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur menerangkan, saat ban mobil menerjang genangan air ada yang disebut efek aquaplaning. Kondisi ban mobil terangkat atau tidak menapak ke aspal saat melewati genangan air. Efeknya, ban mobil kehilangan traksi dan bikin laju kendaraan jadi tidak stabil.

Salah satu penyebabnya adalah kondisi ban yang sudah botak dan telah menyentuh batas akhir pemakaian (ITW), karena ban seperti ini sudah tidak bisa membuang air dengan sempurna.

Selain itu, ban mobil yang telah melebihi batas akhir pemakaian, di kecepatan 60 km per jam hanya mampu mengalirkan 4 liter air per detik, selebihnya tidak terbuang dan membuat ban berada di atas permukaan air.

Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan mobil tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur. Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center, pun menyarankan untuk menjaga kecepatan saat berkendara. Sebaiknya mengikuti batas minimum kecepatan, atau lebih memperlambat kendaraanya.

Penting untuk menyesuaikan kecepatan mobil dengan kondisi ban yang Anda gunakan, terutama saat jalan basah dan banyak genangan air. Agar bisa mengantisipasi dan mengurangi resiko kecelakaan.


(UDA)