Mobil Bekas

Peralihan Distributor Berimbas ke Penjualan Mobil Second Mazda

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 17 Oct 2016 11:07 WIB
mobil bekas
Peralihan Distributor Berimbas ke Penjualan Mobil <i>Second</i> Mazda
Penjualan mobil second Mazda turun akibat peralihan distributor. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kabar mengejutkan dikeluarkan PT Mazda Motor Indonesia (PT MMI) beberapa hari lalu. Secara tiba-tiba, mereka memutuskan untuk mengalihkan bisnis distribusi kendaraan dan suku cadang  kepada PT Eurokars Motor Indonesia. Sial bagi Mazda, kebijakan ini ternyata membuat harga jual mobil bekas (second) mereka menurun.

Menurut Dendy yang akrab disapa Kim, owner Showroom Kim Motor di AXC bursa mobil Summarecon, Bekasi Barat, Jawa Barat, fenomena itu juga terjadi karena daya beli masyarakat sedang turun.

Faktanya, jumlah calon pembeli atau konsumen yang datang ke showroom Dendy turun hingga 20 persen. Hal serupa juga dialami beberapa showroom lain. "Biasanya dalam sebulan kami bisa menjual minimal 20 unit. Tapi untuk sekarang, satu bulan hanya menjual 10 unit. Itupun sulit," ungkap Kim.

Khusus merek Mazda, penurunan yang sangat drastis dirasakan pada model Mazda 2 dan CX 5. Sebelum peralihan distribusi MMI ke Eurokars Motor Indonesia, Mazda 2 keluaran 2012 dijual Rp135 juta. Sekarang hanya Rp120 juta. Sedangkan untuk CX 5 keluaran 2015 biasanya dijual Rp340 juta. Sekarang Rp310 juta.

Ada indikasi, konsumen takut dan khawatir nasib Mazda sama seperti Ford yang hengkang dari Indonesia. Oleh karena itu, penjualan mobil second  Mazda jadi lesu


(HIL)