Balap Mobil

Bekerja jadi Pembalap? Tak Harus ke Level Dunia

Ahmad Garuda    •    Rabu, 21 Mar 2018 06:49 WIB
balap mobilpembalap nasional
Bekerja jadi Pembalap? Tak Harus ke Level Dunia
Bekerja menjadi seorang pembalap tak harus berkarir hingga ke level dunia. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Ada dua fakta tentang seseorang yang ingin menjadi seorang pembalap. Yaitu sebagai tempat untuk meluapkan hobi dan kedua adalah sebagai tempat untuk bekerja.

Bagi yang memang punya pekerjaan tetap atau pengusaha punya hobi otomotif, biasanya siap mewujudkan hobi otomotifnya di lintasan. Namun bagi mereka yang sedari awal ingin meniti karir dan menjadi seorang pembalap profesional, itu akan dikategorikan sebagai bekerja sebagai pembalap.

Hal ini yang diungkapkan oleh seorang Alvin Bahar. Sosok pembalap mobil senior di ajang balap nasional tersebut, menegaskan bahwa jika Anda bekerja sebagai seorang pembalap, maka pola pikir harus berbeda.

"Anda tak harus membuktikan untuk menjadi seorang pembalap dunia kok, kalau memang mau menjadikan profesi ini sebagai ladang mencari nafkah. Toh di balap tingkat nasional pun Anda bisa mendapatkan penghasilan yang sesuai. Bandingkan jika balapan di luar negeri, yang ada malah mengeluarkan duit," ungkapnya Alvin kepada medcom.id di momen kick-off balap nasional ISSOM (Indonesia Sentul Series of Motorsports) di Titan Centre, Bintaro, Tangerang Selatan pada Sabtu (17/3/2018).

Hal ini pula yang Ia tekankan terhadap puteranya, Avila Bahar. Ia menegaskan bahwa di balap nasional pun bisa menjadi seorang yang punya penghasilan tetap. Tapi tentunya juga harus membuktikan diri punya talenta bagus dalam ajang balap.

Selain menekankan mentalitas untuk tetap berjuang di balap nasional, Alvin juga memberikan gambaran tentang pembalap nasional yang mencoba berkarir di balap dunia. Ia menyebutkan, rata-rata tak memiliki jenjang perjalanan karir yang panjang. Apalagi kalau bukan karena faktor finansial yang kurang?

Jadi, sekarang pilihannya adalah jadi pembalap lokal dengan penghasilan tetap atau pembalap dunia yang justru mengeluarkan uang. Lebih bagus lagi jika bisa jadi pembalap dunia dan bisa meraup penghasilan.


(UDA)