Industri Otomotif

Suzuki Bidik Potensi Kawasan Industri di Serang

Ekawan Raharja    •    Rabu, 22 Aug 2018 07:36 WIB
industri otomotifsuzuki mobil
Suzuki Bidik Potensi Kawasan Industri di Serang
Dealer baru Suzuki di Serang. Suzuki

Serang: Suzuki Indonesia menambah dealer mereka di Serang Banten. Dealer ke-325 ini di plot untuk mengakomodir pasar di daerah Banten, khususnya Kota Serang.

4W Deputy Mananging Director PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya, menjelaskan Serang merupakan lokasi dengan potensi industri yang terbagi menjadi dua zona, yakni Zona Industri Serang Barat di kawasan Bojonegara, Pulo Ampel, dan Kramat Watu yang meliputi industri mesin, logam dasar, kimia, maritim, dan pelabuhan. Sedangkan Zona Industri Serang Timur terletak di kawasan Cikande, Kibin, Kragilan, dan Jawilan.

Saat ini kedua zona industri di Serang telah menjadi percontohan bagi pembangunan kawasan industri Indonesia, khususnya di luar pulau Jawa karena selain lokasi yang strategis, pengembangan kawasan industri di Serang telah terintegrasi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan logistik serta meningkatkan daya saing produk manufaktur nasional di pasar ekspor.

Dari segi penjualan, Serang memiliki pasar yang potensial dengan kontribusi sebesar 0,7 persen dari total market nasional. Pada tahun 2017, Suzuki berhasil meraih market share sebanyak 12,2 persen.

Sedangkan semester pertama 2018, Suzuki mencatatkan market share sebanyak 15,5 persen. Berdasarkan potensi tersebut, Suzuki ingin berkontribusi di Serang dengan memperluas jaringan melalui PT Pusaka Motor Utama (PMU) Serang sehingga dapat meningkatkan pelayanan dan memenuhi kepuasan konsumen dan calon konsumen secara maksimal.

“Sebagai bagian upaya perluasan jaringan Suzuki, kami membuka dealer-dealer di area yang jangkauannya masih minim. Apalagi Serang saat ini dikenal sebagai kawasan industri yang menjadi jantung ekonomi Banten, sehingga dengan dibukanya PMU cabang Serang, potensi Suzuki untuk memperluas jaringan diler semakin besar di masa yang akan datang,” jelas Setiawan melalui keterangan resminya.

Dealer terbaru ini berdiri di atas lahan 4.113 meter persegi dengan luas bangunan 1.180 meter persegi. Dealer ini mengusung konsep 3S (sales, service, spare part) dengan fasilitas bengkel yang dilengkapi delapan stall.

Pengembangan dealer tentu tidak hanya dilakukan oleh Suzuki saja. Sebut saja Mitsubishi yang agresif membuka dealer baru di berbagai daerah, atau DFSK yang baru membuka dealer di Makassar.


(UDA)