Safety Driving

Serunya Belajar Lalu Lintas Anak SD

Ekawan Raharja    •    Rabu, 27 Sep 2017 15:30 WIB
safety driving
Serunya Belajar Lalu Lintas Anak SD
Sejumlah anak-anak SD Al-Azhar Syifa Budi Jakarta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Keselamatan di berlalu lintas sudah pasti menjadi tugas semua pengguna jalan raya. Edukasi menanamkan pentingnya keselamatan di lalu lintas tentu harus dilakukan harus sejak dini. Termasuk buat anak-anak SD bakal generasi penerus.

Hal ini yang coba dilakukan oleh Total Oil Indonesia yang mencoba menanamkan pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini. Yaitu kegiatan edukasi 'Saya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas' kepada 82 siswa-siswi SD Al-Azhar Syifa Budi Jakarta.

Kegiatan ini diselenggarakan perusahaan asal Perancis tersebut, lantaran mereka tahu tingginya angka kecelakaan di Indonesia. Mereka mencoba untuk membantu menekan angka kecelakan lalu lintas yang sepertinya tidak pernah absen setiap hari di negeri ini.

Data yang dimiliki Korlantas Polri, dalam tiga bulan terakhir setidaknya terjadi 25 ribu kasus kecelakaan lalu lintas. Bahkan sepanjang 2017 ini sudah ada 6.479 jiwa melayang di jalanan.

HSEQ Manager PT Total Oil Indonesia, Yordi Subekti, menjelaskan kasus kecelakaan lalu lintas banyak menimpa kepada remaja. Oleh karena itu perusahaan yang bergerak di bidang energi tersebut ingin menanamkan pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

"Kami ingin mengedukasi masyarakat sejak usia dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan menyasar usia dini, kami ingin mengenalkan arti pentingnya keselamatan berlalu lintas mulai dari pelajar SD dan kami harapkan nantinya mereka dapat menularkan kesadaran ini kepada orang tua, keluarga, hingga orang-orang yang berada di lingkungan sekitar mereka," ujar Yordi pada Rabu (27/9/2017) di Taman Lalu Lintas Cibubur Jakarta.

Edukasi yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membekas di ingatan si anak. Sehingga keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat menjadi kebiasaan ketika kelak sudah dewasa.

Para peserta yang berasal dari kelas dua dan tiga SD tersebut diperkenalkan mengenai berbagai rambu-rambu lalu lintas. Kemudian juga mereka diberitahu mengenai sikap selama berada di jalanan.

Membahas keselamatan di jalan raya tentu harus dilakukan semua lapisan masyarakat. Sehingga diharapkan dapat menciptakan ketertiban dan keamanan bagi semua di jalan.


(UDA)