Industri Otomotif

Lamborghini dan Ferrari Satu Suara Soal Mobil Listrik

Ekawan Raharja    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:44 WIB
lamborghiniferrari
Lamborghini dan Ferrari Satu Suara Soal Mobil Listrik
Mobil listrik dianggap bukan hal yang urgen untuk segmen supercar.

Metrotvnews.com: Lamborghini dan Ferrari merupakan rival abadi di segmen supercar. Tetapi mereka baru-baru ini memiliki satu suara mengenai mobil listrik.

Baik Lamborghini dan Ferrari sama-sama belum memiliki rencana untuk mengembangan mobil yang sepenuhnya digerakan oleh tenaga listrik. Kedua pabrikan asal Italia tersebut hingga saat ini masih mengembangkan mobil listrik dengan teknologi hybrid.

Chief Technology Officer Ferrari, Michael Leiters, tidak bisa membayangkan jika mobil yang sepenuhnya di gerakan oleh tenaga listrik malah memberikan batasan. Menurutnya masih perlu waktu untuk menciptakan mobil yang sepenuhnya bertenaga listrik.

"Masih membutuhkan waktu, lebih banyak inovasi untuk mencapai performa yang ada sekarang, dan tantangan terbesar adalah mendapatkan sensasi berkendara yang sama dengan apa yang kita punya sekarang," ucapnya seperti dikutip dari Automotive News.

CEO Lamborghini, Stefano Domenicali, juga menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya saat ini sedang berusaha keras mengembangkan teknologi hybrid. Selain itu dia juga menerangkan akan terus mengembangkan potensi dari mesin V10 dan V12 murni.

"Saya melihat mobil listrik sesuatu yang perlu dikembangkan secara cepat di segmen supercar, tetapi hybrid tentu akan datang dalam waktu lima tahun," ucap Stefano.

Baik Lamborghini dan Ferrari kini sedang sibuk dengan mobil barunya. Lamborghini bersiap meluncurkan SUV pertamanya yakni Urus, dan Ferrari baru saja meluncurkan Portofino. Keduanya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen, dan meningkatkan penjualannya masing-masing.


(UDA)