Teknologi Otomotif

Mercedes-Benz Patenkan External Airbag untuk Pejalan Kaki

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 14 Aug 2017 08:10 WIB
teknologi otomotif
Mercedes-Benz Patenkan <i>External Airbag</i> untuk Pejalan Kaki
Mercedes-Benz patenkan metode pemasangan external airbag di pilar A mobil. Autoguide

Metrotvnews.com: Keselamatan di jalan raya tidak hanya milik penumpang kendaraan bermotor saja. Melainkan hak tiap orang yang menggunakan badan jalan, terutama mereka yang berjalan kaki atau dengan kata lain adalah orang yang menggunakan jalan selain pengendara sepeda dan kendaraan bermotor.

Atas dasar itu, Mercedes-Benz mengembangkan kantung udara luar/external airbag yang dipasang pada mobilnya. Bahkan pabrikan mobil Jerman itu disebut sudah mematenkan metode pemasangan external airbag di pilar A mobil.

Menurut aplikasi paten, cara kerja external airbag ini dibantu oleh sensor. Apabila sensor membaca telah terjadi tabrakan yang menyentuh bagian kap mesin, kemudian menyebabkan kap mesin bergerak ke atas di dekat kaca depan, maka kantung udara otomatis mengembang.

Nantinya, external airbag akan diletakan di bagian luar dan dipasang di dalam tabung, sehingga tidak terlihat. Satu external airbag akan dipasang di ujung kap mesin, dan satu lagi menempel di bagian atas pilar A. Pada dasarnya external airbag didesain untuk melindungi pejalan kaki dari tabrakan bagian depan mobil, yang memungkinkan terpental ke atas kap mesin dan risiko membentur kaca depan.

Sebenarnya permohonan paten sudah diajukan Mercedes-Benz sejak 7 Juli 2015, namun baru diterbitkan oleh U.S. Patent and Trademark Office pada 3 Agustus 2017. Ide dasar external airbag ini disebut mirip dengan pedestrian airbag milik Volvo yang pertama kali didaftarkan pada 2012.

"Sebuah kendaraan termasuk perangkat perlindungan pejalan kaki yang dipasang di kap mobil yang bisa dibuka, setidaknya satu sisi menghadap kaca depan saat tabrakan. Perangkat ini juga mencakup setidaknya satu kantong udara, yang apabila terpicu akan mengembang hingga wilayah pilar kaca depan dan wilayah kaca depan," tulis pemohonan paten tersebut, dikutip dari Autoguide.
 


(UDA)