Teknologi Kunci Mobil (Bag. 2-Habis)

Pasang Kunci Virtual, Wajib Pasang Komponen Tambahan

Ahmad Garuda    •    Rabu, 20 Sep 2017 19:12 WIB
teknologi otomotif
Pasang Kunci Virtual, Wajib Pasang Komponen Tambahan
Pasang kunci virtual wajib memasang beberapa komponen tambahan untuk membuatnya bekerja dengan optimal. Bosch

Metrotvnews.com, Jerman: Teknologi kunci mobil virtual yang diluncurkan Bosch, memang seperti tidak asing bagi beberapa kalangan. Lantaran teknologi ini juga sudah pernah digunakan beberapa produsen komponen alarm mobil yang mengintegrasikan kunci virtual mobil melalui gadget dan sistem full kontrol.

Bedanya, sistem kunci virtual milik Bosch bisa dibilang versi extended dan dikontrol sepenuhnya oleh sensor dan perintah dari aplikasi tersebut. Sementara sistem alarm atau tracker yang sudah lama dipasarkan di Indonesia masih menggunakan teknologi kartu selular. Lalu seperti apa cara kerja sistem yang diluncurkan oleh Bosch?

Sistem ini menghasilkan kunci keamanan individu lanjutan, dan mengirimkannya melalui cloud ke smartphone. Agar sistem pengaturan dapat dipersonalisasi oleh masing-masing pengguna, setiap kunci dibuat unik. Sistem yang mereka namakan perfectly keyless ini juga bisa dipakai untuk seluruh armada kendaraan.

Pengguna bisa menerima akses maupun ditolak secara digital, tergantung batas geografis serta waktu yang diinginkan. Sistem ini memungkinkan operator armada seperti perusahaan penyewaan mobil, penyedia layanan mobil berbagi, dan perusahaan pada umumnya, untuk mengelola kunci kendaraan mereka secara digital menggunakan aplikasi dan cloud.

Lalu perangkat tambahan apa saja dibutuhkan di mobil agar sistem ini dapat bekerja? Menurut keterangan resmi dari Bosch, produsen mobil perlu memasang sensor kedekatan dan unit kontrol sebagai fitur tetap di kendaraan buatan mereka.

Sensor ini akan mengukur seberapa jauh posisi smartphone dari mobil. Sensor juga dapat mengetahui dari arah mana pengemudi mendekati mobil. Sementara, unit kontrol mengelola kunci keamanan digital dan memastikan bahwa smartphone, cloud, dan sistem kendaraan berkomunikasi dengan lancar.

Bagaimana jika pengguna kehilangan ponsel mereka? Jika smartphone hilang, - dengan aplikasi terdapat di dalamnya, kunci digital bisa dimatikan secara online. Dengan demikian, akses ke kendaraan pun terblokir, bagi pengguna maupun pihak lain.

Ponsel baru dapat dihubungkan dengan kendaraan kapan saja. Kunci keamanan khusus yang baru juga akan diberikan. Untuk sementara waktu, kunci kendaraan konvensional dapat digunakan seperti biasa. 


(UDA)