Penerbitan Nomor Cantik Kendaraan Ditentukan Peraturan Pemerintah

Deny Irwanto    •    Jumat, 28 Dec 2018 19:16 WIB
plat tnkb
Penerbitan <i>Nomor Cantik</i> Kendaraan Ditentukan Peraturan Pemerintah
Polisi menegur seorang pengemudi mobil yang kendaraannya menggunakan pelat nomor tidak sesuai spesifikasi, saat operasi keselamatan lalu lintas di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 13/3. ANTARA FOTO/R. Rekotomo.

Jakarta: Biaya penerbitan 'nomor cantik' pada penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) sudah diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016. PP tersebut digunakan di lingkungan polri sebagai pengganti PP Nomor 50 Tahun 2010.

"Salah satu tujuan PP itu adalah mengurangi ruang pungli. Jadi tidak bisa lagi main tembak untuk mendapatkan nomor cantik," kata Kasubdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya AKBP Surmadji saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Desember 2018.

Surmadji memastikan tidak ada pungutan liar saat penerbitan NRKB pilihan atau yang lebih dikenal dengan nomor cantik. Sesuai PP 60 tahun 2016, biaya yang harus dibayar pemohon juga sudah tertera dengan jelas.

Besaran biaya untuk nomor cantik satu angka tidak ada huruf di belakang adalah Rp20.000.000. Satu angka dengan huruf di belakang Rp15.000.000. Dua angka tidak ada huruf di belakang Rp15.000.000. Dua angka ada huruf di belakang Rp10.000.000. 

Tiga angka tidak ada huruf di belakang Rp10.000.000. Tiga angka dengan huruf di belakang Rp7.500.000 juta. Empat angka tidak ada huruf di belakang Rp7.500.000. Empat angka dengan huruf di belakang Rp5.000.000.

Surmadji kembali mengatakan, dalam aturan tersebut juga dijelaskan jika masa berlaku NRKB hanya lima tahun. Setelah lima tahun berlalu, pemilik harus membayar ulang sesuai aturan jika ingin tetap menggunakan NRKB tersebut. Sumardji menegaskan jika pihaknya tidak pernah menerima pesanan nomor cantik di luar PP yang berlaku.

"Semua permintaan nopol pilihan harus membayar sesuai ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sudah diberlakukan sesuai PP 60. Pembayaran PNBP nopol melalui loket bank sudah disediakan. Jadi saya pastikan dan jamin tidak ada pungli dipenerbitan nomor cantik," pungkas Sumardji.
(DEN)