Penjualan Mobil di Indonesia

Pasar Mobil Mewah Baik-Baik Saja

Ekawan Raharja    •    Jumat, 18 Jan 2019 06:46 WIB
penjualan mobilbmw
Pasar Mobil Mewah Baik-Baik Saja
Penjualan BMW di 2018 naik tipis dari 2017. Medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: BMW Group Indonesia memamerkan raport penjualan mereka sepanjang 2018. Merek asal Jerman ini mengaku mengalami pertumbuhan di jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2017. Penjualan tipis ini menjadi gambaran bahwa pasar mobil mewah tak terpengaruh dengan kondisi perekonomian bangsa yang kurang stabil.

Catatan mereka menunjukkan 3.394 unit mobil BMW dan Mini berhasil mereka jual sepanjang 2018. Jika dirinci, angka ini terdiri dari 2.814 unit BMW dan 580 unit Mini.

Jika membandingkan dengan performa sepanjang 2017, rival Mercedes-Benz ini menjual 3.353 unit. Capaian tahun ini terbilang naik tipis di tengah ketat persaingan mobil-mobil premium di Indonesia.

"Saya senang bahwa BMW Group Indonesia mencapai hasil penjualan yang kuat sekali lagi pada 2018 meskipun adanya sejumlah hambatan seperti perlambatan ekonomi dan beberapa perubahan peraturan di Indonesia," tulis President Director BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan, melalui keterangan resminya.



Meningkatkan volume penjualan ini diakui tidak terlepas dari hadirnya beberapa mobil baru seperti X1 dan X3, hingga Mini Countryman yang dirakit di fasilitas BMW yang berada di Sunter Jakarta. Diharapkan peningkatan bisnis mereka di Indonesia akan terus berlanjut di 2019.

"Kesuksesan BMW Group Indonesia berkorelasi erat dengan ragam inovasi yang dihasilkan, kekuatan merek yang dimiliki, serta strategi efektif BMW dan Mini memenuhi kebutuhan pelanggan."

Meningkat tipis di pasar Indonesia, juga berbarengan dengan peningkatan tipis secara global penjualan BMW Group yang mencakup BMW, Mini, dan Rolls-Royce. Di 2018, rival Daimler Group (induk usaha Mercedes-Benz) ini menjual 2.490.664 unit di seluruh dunia atau meningkat 1,1 persen.

Sayangnya, Mercedes-Benz Indonesia tidak membuka data penjualan mereka di Indonesia kepada umum. Sehingga tidak diketahui berapa angka penjualan ataupun pangsa pasar mereka pasar otomotif Indonesia.


(UDA)