Industri Otomotif

Tambah Ilmu, Polri Ikut Diklat NIK dan Nomor Mesin

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 25 Jul 2017 13:24 WIB
daihatsu
Tambah Ilmu, Polri Ikut Diklat NIK dan Nomor Mesin
85 peserta Diklat Polri kunjungi pabrik Daihatsu Sunter. ADM

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 85 peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dari 20 provinsi, yang dipimpin Kompol Indar Triyanto dan Kompol Anom, berkunjung ke pabrik perakitan Daihatsu Sunter, Jakarta Utara, pekan lalu.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat proses perakitan kendaraan, dan secara khusus mengetahui cara pembuatan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dan Nomor Mesin kendaraan roda empat.

Sebelum keliling pabrik, para peserta berkesempatan mengikuti sharing session, diawali dengan penjelasan tentang Safety Induction dan dilanjutkan dengan materi inti tentang profil perusahaan dan pembuatan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dan Nomor Mesin.

Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Kompol Anom berkomentar, bahwa pembuatan NIK dan Nomor Mesin di Daihatsu sudah menggunakan teknologi canggih, tidak lagi secara manual tapi sudah dilakukan secara komputerisasi.

Usai melihat cara pembuatan NIK dan Nomor Mesin, peserta diajak melihat perakitan mobil di Sunter Assembly Plant (SAP). Kendaraan yang dirakit di SAP adalah Avanza/Xenia, Terios/Rush, Luxio, dan Gran Max.

“Daihatsu berharap melalui program ini, peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian dapat lebih memahami bagaimana proses pembuatan NIK dan Nomor Mesin serta perakitan kendaraan roda empat di PT Astra Daihatsu Motor. Program kunjungan ini merupakan wujud kepercayaan Institusi Kepolisian pada kualitas proses perakitan kendaraan di Daihatsu dalam mematuhi kebijakan dan peraturan yang berlaku,” Direktur Produksi PT Astra Daihatsu Motor, ujar Pongky Prabowo, dalam keterangan resminya.


(UDA)