Industri Otomotif

Wuling Motors masih Menyampingkan Target Penjualan

Ekawan Raharja    •    Kamis, 24 Jan 2019 15:20 WIB
penjualan mobilmobil baruindustri otomotifwuling motors
Wuling Motors masih Menyampingkan Target Penjualan
Wuling Motors kesampingkan target penjualan dan fokus bangun dealer. Wuling Motors

Bogor: Wuling Motors menyatakan optimisme dalam hal penjualan di 2019. Meski demikian, mereka belum mau berorientasi terhadap target yang tinggi untuk volume penjualan di 2019.

Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani menegaskan, orientasi mereka di 2019 belum kepada target penjualan. Menurutnya layanan purna jual masih akan terus dikembangkan dan tetap menjadi fokus di tahun ini.

"Sampai akhir akhir 2018, sudah ada 91 unit dealer. Padahal target kami sebelumnya hanya 80 dealer. Kami ini belum dua tahun dan fokus masih ke layanan purna jual yang akan dikembangkan," ujar Dian pada Rabu (24/1/2019) di Hotel Aston Sentul Bogor.

Ia menambahkan, kunci dari peningkatan dealer merek asal Tiongkok ini bisa cepat karena kepercayaan rekan-rekan dealer mereka. Disebutkan para dealer ini melihat peluang dan bisa saling menguntungkan.



"Ini menjadi solusi yang saling menguntungkan. Mereka melihat peluang yang baik, dan kami bisa menambah jaringan dealer."

Vice President Wuling Motors, Cindy Cai, menargetkan akan ada 120 dealer untuk seluruh Indonesia. Nantinya dealer ini akan mencakup di lingkup provinsi.

"Saat ini yang paling jauh ada di Sulawesi. Nanti kita akan kembangkan ke berbagai daerah lainnya," ujar Cindy Cai di kesempatan yang sama.

Berbicara soal target penjualan, kompatriot Wuling yaitu DFSK dengan dua produknya yaitu Glory 580 dan pikap, juga belum menetapkan target khusus untuk penjualan produknya. Senada dengan Wuling, DFSK juga masih sibuk mengembangkan jaringan penjualan dan purna jualnya.

Strategi menambah jaringan dealer memang menjadi salah satu kunci pabrikan otomotif bersaing. Tidak cuma pemain baru seperti Wuling Motors atau DFSK yang agresif menambah dealer, pemain lama seperti Honda, Mitsubishi, Toyota, atau Suzuki juga melakukan hal serupa untuk menjangkau berbagai kantung-kantung konsumen.


(UDA)