Tak Ada Mobil Mewah untuk Pejabat Filipina

   •    Jumat, 26 Aug 2016 16:44 WIB
regulasi otomotif
Tak Ada Mobil Mewah untuk Pejabat Filipina
Filipina batasi penggunaan mobil mewah di lingkungan pemerintahan. Rota

Metrotvnews.com, Filipina: Filipina membatasi penggunaan mobil mewah berkapasitas mesin besar sebagai kendaraan dinas pejabat pemerintahan. Pembatasan ini dengan alasan efisiensi anggaran, uang negara tidak untuk pengeluaraan yang tak prinsipil.

Pembatasan tidak hanya berdasarkan harga jual, tapi juga berdasarkan kapasitas mesin. Sehingga selain hemat biaya operasional, juga lebih ramah lingkungan karena irit bahan bakar.

Aturan diterbitkan Department of Budget and Management di dalam surat No. 2016-5. Di dalam surat tersebut ada beberapa tipe mobil yang bisa dijadikan mobil dinas oleh pejabat pemerintahan pusat dan daerah, polisi, pemadam kebakaran, paramedis, BUMN serta lembaga tinggi negera non kementerian.

Untuk pejabat kementerian dan BUMN diperkenankan menggunakan sedan dengan kapasitas mesin paling besar 2.200 cc untuk bensin dan 3.000 cc untuk diesel. Kalau pilihannya mobil MPV dan SUV, maka kapasitas mesin tak boleh lebih dari 2.000 cc untuk bensin dan 2.800 cc untuk diesel.

Regulasi ini justru sedikit longgar untuk duta negara lain dan konsultan yang diperbolehkan menggunakan mobil sedan saja dengan kapasitas maksimal mesinnya 3.500 cc. Tentunya dengan alasan tertentu, mengingat ini untuk kebutuhan tamu dari negara lain.

Sementara untuk kantor instansi pemerintahan, maksimal hanya bisa menggunakan mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc. Baik itu mesin bensin maupun mesin diesel. Sedangkan kepolisian yang melakukan patroli dalam kota adalah sedan 1.600, SUV 2.000 cc bensin dan 2.500 cc diesel.

Tak hanya mobil, penggunaan sepeda motor untuk patroli dalam kota, juga dibatasi maksimal 200 cc saja. Sedangkan jika patroli di jalan tol, wajib pakai motor 250 cc dan mobil dengan kapasitas mesin tak lebih dari 2.000 cc.

Di satu sisi aturan ini adalah peluang yang baik bagi industri otomotif Indonesia yang produksinya kebayakan kendaraan berkapasitas di bawah 3000cc. Ada banyak sekali produk otomotif dalam negeri yang bisa ditawarkan kepada Filipina, baik roda empat dan roda dua.

Indonesia sudah lebih awal menerapkan pembatasan kendaraan dinas pejabat pemerintahan. Sejak 10 tahun lalu mobil dinas bagi menteri dan pejabat setingkat menteri dibatasi berkapasitas maksimal 3000cc. Namun untuk pemerintah daerah, belum ada penyeragaman dan diserahkan kepada kebijakan masing-masing sesuai kebutuhan setempat. 



 


(UDA)