Adventure Off-Road

Dewa Ratna Adventure Off-Road, Siapkan Jalur Ekstrim

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 11 Oct 2016 17:01 WIB
balap mobil
Dewa Ratna Adventure Off-Road, Siapkan Jalur Ekstrim
Sejumlah panitia mencoba jalur di sekitar objek wisata Waduk Cacaban, Kabupaten Tegal yang akan digunakan dalam event Dewa Ratna Adventure Off Road Tahun 2016. (MTVN/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Bagi para penggila off-road, bakal kembali menguji skill di Dewa Ratna Adventure Off Road. Event ini dihelat Brigif-4 Dewa Ratna Tegal bekerja sama dengan Suzuki Jip Indonesia (SJI), Tegal American Jip (TAJ) dan Pemkab Tegal tersebut menjanjikan trek baru yang lebih menantang yang terbagi dalam dua etape.

Kegiatan yang bakal digelar pada 28 - 30 Oktober 2016 mendatang tersebut, dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 TNI dan HUT ke-55 Brigif-4 Dewa Ratna, serta mendukung program pariwisata dengan hadiah utama satu unit mobil LJ 80. Berbeda dari gelaran sebelumnya, event kali ini peserta bukan lagi perseorangan, tetapi terdiri dari tim.

“Dalam event Dewa Ratna Adventure Off-Road Tahun 2016 kali ini, peserta berkelompok atau tim. Setiap tim terdiri dari tiga mobil. Pelaksanaannya selama tiga hari,” jelas Komandan Brigif - 4 Dewa Ratna, Kolonel (Inf) Anggit Exton Yustiawan yang juga selaku Ketua Panitia Dewa Ratna Adventure Off-Road, Senin (10/10/2016).

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan event akan melintasi berbagai macam medan yang ada di sekitar objek wisata Waduk Cacaban, Kabupaten Tegal. Para peserta akan dilepas dari Markas Komando Brigif - 4 Dewa Ratna, Slawi, Tegal, Jumat (28/10) sekitar pukul 14.00. Kemudian akan meneruskan perjalanan dengan waktu tempuh normal sekitar empat jam melaui rute yang telah ditentukan dan finish di lapangan atas objek wisata Waduk Cacaban.

Di hari kedua, setelah menginap, peserta kembali akan menerobos, hutan, lembah, sungai dan perbukitan dengan panorama pemadangan alam yang sangat indah. “Hari kedua treknya panjang dan menantang. Semoga semua peserta bisa lolos dan finish di lapangan bawah objek wisata Waduk Cacaban,” ujarnya.

Ketua Tim Teknis, Joko Santoso menegaskan, untuk rute di hari kedua, banyak sekali trek menantang yang tidak hanya membutuhkan keandalan mobil, namun juga strategi dan kerjasama tim. Apalagi, diperkirakan pada saat pelaksanaan hujan sudah turun, sehingga jalur yang dilewati benar-benar memuaskan para offroader.

“Kami tidak menyediakan rescue, makanya semua peserta kondisinya harus fit betul, termasuk mobil yang digunakan. Sebab, kalau tidak, bisa saja nggak sampai finish,” jelasnya.


(UDA)