Industri Otomotif

Tak Mustahil, Tata Motors Main Passenger Car Lagi di Indonesia

Ahmad Garuda    •    Senin, 27 Nov 2017 19:15 WIB
tata motors
Tak Mustahil, Tata Motors Main <i>Passenger Car</i> Lagi di Indonesia
Tata Motors butuh waktu untuk bermain di segmen mobil penumpang lagi untuk pasar nasional. Tata Motors

Tangerang Selatan: Brand otomotif asal India yaitu Tata Motors, makin nyaman bermain di segmen commercial vehicle (CV). Tapi bukan berarti mereka tak tertarik bermain di segmen pasar mobil penumpang atau passenger car, ini merupakan strategi saja agar brand asal Bollywood itu cepat diserap.

Alasan lebih jelasnya adalah karena mereka ingin meraup kepercayaan konsumen. Yaitu dengan membuktikan bahwa brand otomotif non Jepang seperti India juga punya kualitas yang tak kalah bagusnya.

"Kami sudah pernah bermain di segmen pasar passenger atau mobil berpenumpang. Tapi penetrasinya tidak secepat yang kami harapkan. Makanya strategi kami berubah ke arah segmen commercial vehicle. Kebetulan ada ceruk yang sulit dimainkan oleh brand lain dan kami punya kemampuan di situ," klaim President Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) kepada Metrotvnews.com, beberapa waktu silam.

Lalu adakah kemungkinan Tata Motors kembali bermain di segmen mobil berpenumpang untuk pasar nasional? Pertanyaan ini dijawab Direktur Penjualan dan Pemasaran TMDI, Pankaj Jain saat ditemui Metrotvnews di Tata Super Ace Super Challenge pada Minggu (26/11/2017) kemarin.

"Mengapa tidak? produk mobil penumpang kami terus berjalan di India. Bahkan baru-baru ini kami meluncurkan SUV 5 penumpang di sana. Desainnya pun tak lagi monoton seperti beberapa waktu lalu. Tentu ini menarik, tapi kami masih butuh waktu. Pembuktian dan kepercayaan masyarakat itu yang penting. Setelah produk kami di segmen CV ini mendapat kepercayaan besar, maka suatu saat kami bisa bermain di segmen mobil penumpang lagi," imbuhnya.

Berbicara soal meraup kepercayaan, tidak mudah untuk pasar nasional Indonesia yang notabene masih brand minded. Tapi bukan tak mungkin juga, mengingat Tata Motors mengisi ceruk pasar yang tidak dimainkan brand otomotif lainnya. Sehingga peluang itu juga tak terlalu sulit.


(UDA)