Industri Otomotif

Hampir 100 Tahun Beroperasi, Ford Australia Menyerah

Ekawan Raharja    •    Selasa, 11 Oct 2016 10:13 WIB
ford
Hampir 100 Tahun Beroperasi, Ford Australia Menyerah
Falcon XR6 menjadi mobil terakhir yang diproduksi pabrik Ford Australia. Carscoops

Metrotvnews.com: Ford kembali membuat kejutan di industri otomotif. Pabrikan mobil asal Amerika Serikat ini menutup pabrik mereka yang berada di Australia. Penutupan ini juga mengakhiri kiprah produksi mereka di negara kanguru tersebut selama 91 tahun.

Menurut Carscoops, Ford resmi menutup pabrik mereka di Broadmeadows dan Geelong pada Jumat pekan lalu. Penutupan ini juga berpengaruh kepada berhentinya produksi Ford Falcon yang sudah di produksi sejak 50 tahun lalu. Sedangkan sebelum ditutupnya pabrik ini, Ford Australia memproduksi Falcon XR6 untuk terakhir kalinya sebagai kenang-kenangan.

Pabrik Broadmeadows sudah berproduksi sejak 1925, dan menghasilkan 4,3 juta unit mobil. Mayoritas produksi diisi oleh Falcon 3,8 juta, Falcon Ute, dan SUV Territory.

Tutupnya pabrik ini memberikan masalah bagi 600 karyawannya. Ford hanya menyelamatkan 160 karyawan, yang berposisi sebagai insinyur mesin dan desainer, dan memindahkannya ke bagian riset di Victoria.

Meski sudah menutup pabriknya, Ford memastikan warga Australia tetap bisa membeli produk mereka. Nantinya seluruh produk Ford akan didatangkan langsung dari Thailand.

Sebelumnya, di awal tahun 2016 Ford menyatakan penghentian penjualannya di Indonesia dan Jepang. Alasan yang dikemukanan adalah tidak mampu lagi mempertahankan kelangsungan bisnisnya di dalam kompetisi yang semakin ketat di Asia. Hingga kini, banyak dealer resmi Ford di Indonesia yang menuntut kejelasan nasibnya.
 


(UDA)