Industri Otomotif

Ford Pindahkan Produksi Focus ke Tiongkok

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 23 Jun 2017 07:27 WIB
ford
Ford Pindahkan Produksi Focus ke Tiongkok
Ford Focus yang dikembangkan dari ajang Word Rally Championship merupakan salah satu hatchback terbaik dan terlaris dunia. atimes/AFP Photo/GettyImage

Metrotvnews.com: Di saat produsen asal Eropa dan Asia menambah pabriknya di Amerika Serikat (AS) gara-gara Presiden Donald Trump, Ford melakukan sebaliknya. Produsen mobil terkemuka asli AS itu malah memidahkan produksi Focus ke Tiongkok.

"Pemindahan ini membuat kami bisa menghemat USD 1 milyar," kata Global COO Ford Motor Company, Joe Hinrich, sebagaimana dilansir asiatimes.com.

Proses pemindahan jalur produksi hatchback terlaris Ford tersebut dari Michigan, AS, ke Tiongkok dijadwalkan tuntas dua tahun ke depan. Dana yang berhasil dihemat akan digunakan untuk mendukung tranformasi bisnis global Ford sesuai strategi menajemen baru yang dipimpin CEO Jim Hackett.  

Awal tahun ini Ford telah membatalkan pembangunan pabrik baru Focus di Mexico dan mengalihkannya ke Michigan, AS. Keputusan tersebut menyusul pernyataan Presiden Donald Trump akan mengenakan tambahan pajak untuk setiap mobil yang diproduksi di luar negeri.  



Lantas bukankah memproduksinya ke Tiongkok akan membuat Focus yang dijual di AS akan dikenakan pajak impor tinggi?

"Segmen sedan kecil di AS tumbuh pesat. Andai nanti kongres mengesahkan pajak tambahan, kami yakin dampaknya tidak sebesar penghematan USD 1 milyar. Biaya produksi di Tiongkok jauh lebih rendah sehingga harga Focus akan tetap menarik bagi konsumen," jawab Hinrich.

Ditegaskannya pabrik baru di Michigan tidak dibatalkan sebagaimana Ford lakukan di Mexico. Pabrik tersebut selanjutnya akan memproduksi d-cab dan pick-up Ranger yang terhitung sukses di pasar domestik.

Pada saat bersamaan Ford investasikan USD 900 juta untuk pabriknya di Kentucky yang memproduksi fullsize SUV mewah seperti Lincoln Navigator. "Peningkatan ini akan menyerap sekitar seribu tenaga kerja baru," tambah Hinrich.

 


(LHE)