Teknologi Otomotif

Tesla Autopilot Masih Jauh dari Sempurna

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 07 Oct 2016 16:13 WIB
tesla
Tesla Autopilot Masih Jauh dari Sempurna
Kontroversi fitur autopilot Tesla. Autoguide

Metrotvnews.com: Mobil self driving saat ini sedang banyak dikembangkan oleh para produsen otomotif dunia. Termasuk Tesla yang dianggap lebih dulu menggunakan teknologi ini sebagai teknologi bawaan mobilnya.

Sebagai bagian dari kemajuan teknologi yang luar biasa di industri otomotif dunia, sistem autopilot yang punya basis pengembangan di California ini memang tidak diragukan. Meski tidak sempurna, kemampuan autosteer, auto lane change dan autopark, autopilot Tesla merupakan fitur paling canggih dari jenis yang tersedia saat ini.

Namun, penerapan teknologi ini di kendaraan mulai dipertanyakan. Sebab, beberapa kecelakaan yang melibatkan model Tesla hingga menyebabkan kematian, menyalahkan autopilot. Tesla juga sudah membantah bahwa Autopilot tidak ada hubungan dengan kecelakaan. Seperti yang terjadi di Florida dan Tiongkok.

The Skinny dengan Craig Cole menilai, bahwa teknologi yang belum selesai dan sudah dijual umum, jadi bagian dari ambisius dan merupakan perilaku buruk.

Dia juga menyayangkan, bahwa perusahaan tidak memperingatkan pengemudi untuk tetap waspada setiap saat. Dari situsnya, Tesla hanya menyebutkan membutuhkan pengemudi untuk tetap terlibat dan sadar ketika Autosteer diaktifkan. Serta harus menjaga tangan mereka pada kemudi, dan mengatakan itu dirancang untuk digunakan di jalan raya saja.

Teknologi otonom ini bisa dibilang lompatan besar industri otomotif masa depan, seperti perusahaan pemasok Kontinental yang telah bekerja pada bidang ini selama bertahun-tahun.

Selain Tesla, Cadillac juga sedang mengembangkan teknologi otonomnya yang disebut Super Cruise, yang rencananya akan dipasangkan pada CT6 tahun depan. Bahkan ada juga Freightliner self driving untuk truk, yang bakal diuji tahun depan.

Dalam bantahannya, Tesla mengklaim Autopilot-nya telah lolos uji jalan lebih dari 130 juta mil, dan menyebut kecelakaan itu disebabkan karena kesalahan pengemudi.

Menurut Cole, ada perbedaan penting dari para pesaing Tesla, yaitu sistem self driving yang masih mereka kembangkan tidak diuji pasar  terbuka.

Dia juga bertanya, haruskah sistem seperti Tesla Autopilot yang masih dalam tahap pengembangan dilepas di pasar terbuka, dan benar-benar dapat digunakan di jalan raya umum?.


(UDA)