Mobil Baru

Nissan X-Trail Terbaru, Bakal Anut Sistem Semi Otonom

Ekawan Raharja    •    Senin, 05 Jun 2017 15:40 WIB
nissan
Nissan X-Trail Terbaru, Bakal Anut Sistem Semi Otonom
Nissan X-Trail bakal menjadi mobil semi otonom. Nissan

Metrotvnews.com: Nissan tampaknya sudah mempersiapkan X-Trail terbaru. Bahkan nantinya mobil ini sudah mengusung teknologi semi otonom. Dikutip dari Carscoops, X-Trail terbaru ini bakal dilengkapi dengan teknologi ProPilot semi-autonomous pada 2018.

Sistem ini mampu mengendalikan lingkar kemudi, akselerasi, dan pengereman di kondisi jalanan bebas hambatan, kemacetan, hingga dalam kondisi kecepatan tinggi.

Tidak cuma itu, mobil berbodi gempal ini juga akan dibekali intelligent emergency braking with pedestrian recognition dan rear cross traffic alert. Teknologi ini sebelumnya sudah diaplikasikan untuk Nissan Serena.

Tidak sekadar penambahan fitur baru, mobil bergaya sport utility vehicle (SUV) ini, juga mendapatkan perubahan penampilan. Mulai dari desain grill V-Motion yang lebih besar, bumper depan baru, dan lampu depan baru.

Di bagian belakang, juga dibekali bumper baru, dengan aksen krom dan lampu LED. Kemudian di kaki-kakinya konsumen bisa memilih pelek 17 inci atau 18 inci.

Kemudian interiornya mendapatkan penyegaran. Perubahan lingkar kemudi yang mirip dengan milik Nissan March, kisi-kisi udara berlapis warna hitam, dan jok berlapis kulit. Saudara Mitsubishi dan Renault ini juga menjanjikan sistem audio yang lebih baik.

Di sektor mesin masih mengandalkan tipe lama, mesin 1.600 cc bensin, 1.600 cc diesel, atau 2.000 cc diesel. Kemudian gearbox masih dibekali 6-percepatan otomatis atau CVT otomatis, dengan sistem penggerak 2WD atau 4WD.

Tapi sayang, teknologi X-Trail ProPilot semi-autonomous diprediksi masih lama masuk ke Indonesia. Mengingat Serena ProPilot semi-autonomous juga belum masuk ke tanah air.

Namun jika konsumen di Indonesia ada yang tertarik dengan X-Trail, Nissan Motor Indonesia menyediakan lima varian. Mobil ini dibanderol mulai dari Rp404,5 juta hingga Rp645,850 juta.


(UDA)