Teknologi Otomotif

Elon Musk Bakal Bawa Hyperloop One ke India

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 21 Feb 2018 08:15 WIB
teknologi otomotif
Elon Musk Bakal Bawa Hyperloop One ke India
Hyperloop One bakal diterapkan di India. Autoevoluiton

Amerika Serikat: Ambisi Elon Musk untuk membawa perubahan di industri transportasi dengan membuat kereta cepat yang disebut Hyperloop One, tidak hanya untuk wilayah Amerika Serikat. Menarik, apa yang menjadi visi Musk itu ternyata juga akan diaplikasikan di Mumbai, India.

Hal itu ditegaskan oleh pengusaha asal Mumbai, Richard Branson, bahwa pemerintah negara bagian Maharashtra di India telah menandatangani perjanjian dengan Virgin Hyperloop One, untuk mengimplementasikan transportasi berkecepatan tinggi tersebut antara Kota Pune dan Mumbai.

Perjanjian tersebut menyebutkan, bahwa rute awal yang akan dibangun bakal menghubungkan pusat Kota Pune, Bandara Internasional Navi Mumbai dan Mumbai, yang akan melayani sekitar 26 juta orang dan menargetkan 150 juta penumpang per tahun.

Langkah pertama dalam pelaksanaan proyek itu adalah membuat jalur operasional. Nantinya, ketika sudah beroperasi, diperkirakan waktu tempuh antara kedua kota akan menjadi lebih cepat dan singkat sekitar 25 menit dari biasanya, yang memerlukan waktu lebih dari tiga jam.

"Transportasi sistem listrik 100 persen akan efisien dan juga mengurangi kemacetan jalan raya yang parah, serta bisa mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 86.000 ton selama 30 tahun," kata Branson seperti dikutip Autoevolution. 

Sistem hyperloop adalah cara pengangkutan yang beroperasi dalam ruang hampa udara, menggunakan kapsul untuk membawa penumpang dan barang melalui tabung tertutup. Akselerasi dicapai dengan penggerak listrik, sementara kapsul mengapung di atas jalur menggunakan levitasi magnetik. Sarana transportasi ini mirip dengan kereta, hanya saja memiliki jalur berupa tabung pipa besar. Hyperloop dikatakan bisa melaju hingga kecepatan 600 km/jam.

Sebagai informasi, dalam pengujiannya beberapa waktu lalu, Hyperloop berhasil melesat dari kecepatan nol hingga 186 km perjam dalam 1,1 detik. Akselerasi tersebut menghasilkan gaya hingga 2,4 G. Pengujian dilakukan dalam jarak 100 meter. Disebutkan, saat kereta Hyperloop One berhenti, tekanan udara yang sangat kuat menghempaskan pasir dan debu padang pasir Nevada ke udara.


(UDA)