Tips Mobil

Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Mobil Hendak Terobos Banjir

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 14 Nov 2016 10:08 WIB
tips mobil
Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Mobil Hendak Terobos Banjir
Jaga air intake dari air biar tidak mogok saat terobos banjir. Costulessinsurance

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat musim hujan tiba, pemandangan pengemudi memutuskan untuk menerobos banjir lazim ditemui. Jika Anda salah satu dari pengemudi tersebut, ada yang perlu diperhatikan dan dipersipakan agar mobil tidak mogok.

Praktisi safety driving dan juga pereli nasional yang sudah berkiprah di ajang dunia yaitu Rifat Sungkar, punya tips mengenai cara yang benar melintas di zona genangan air yang tinggi.

"Banyak yang bilang RPM harus dijaga ketika melewati banjir. Hal itu dilakukan agar air tak masuk lewat knalpot. Sebenarnya ini anggapan yang salah. Sebab, kans air masuk knalpot cukup kecil untuk mobil-mobil modern. Kalaupun masuk, RPM akan otomatis menyesuaikan. Tapi yang perlu diketahui adalah posisi air intake mobil ada di sebelah mana?" jelas Rifat, di Jakarta, beberap waktu lalu.

Menurut Rifat, air intake itu berfungsi seperti hidung pada manusia. Selama hidung ini tidak terendam, saluran pembuangan terendam pun tidak masalah.

"Makanya penting untuk tahu posisi air intake. Setiap mobil punya posisi air intake berbeda-beda. Jika posisinya ada di bagian bawah, jangan mencoba nekat melalui daerah banjir yang tingginya sekitar 30 cm atau setengah ban. Tapi kalau posisinya di atas, masih aman," ujarnya.

Namun, tahu posisi air intake saja tidak cukup. Anda juga harus menjaga kecepatan. "Melewati banjir itu harus jalan dengan pelan-pelan. Kalau kecepatan mobil sudah membuat air jadi bergelombang, potensi masuk ke air intake tetap ada. Jadi sebaiknya pelan-pelan saja," saran Rifat.

Mesin bisa tiba-tiba mati jika air sampai masuk ke air intake. Kondisi ini bakal membuat efek water hammer di piston dan membuatnya jebol.


(HIL)