Komponen Aftermarket

Asosiasi Aftermarket Jepang-Indonesia, Mulai Berkolaborasi

Ahmad Garuda    •    Jumat, 11 Aug 2017 16:37 WIB
komponen aftermarket
Asosiasi Aftermarket Jepang-Indonesia, Mulai Berkolaborasi
Industri aftermarket dan modifikasi Indonesia-Jepang, mulai berkolaborasi. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, BSD City: Bermain komponen aftermarket, tidak pernah ada habisnya. Selalu dinamis dan seru dan bahkan selalu menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam setiap waktu. Bukan hanya bermain sendiri, bahkan saat berkolaborasi pun, terlihat menghasilkan sebuah kemasan konsep yang unik.

Seperti yang dilakukan asosiasi komponen aftermarket Indonesia yang menamakan diri dengan NMAA (National Modificator & Aftermarket Association). Mereka berkolaborasi khusus dengan penyelenggara Osaka Automesse yang didukung penuh oleh industri asosiasi otomotif di Jepang seperrti NAPAC, JASMA dan APARA.

"Ini menjadi bukti bahwa NMAA ingin mengembangkan industri modifikasi dan aftermarket Indonesia jadi lebih maju lagi. Kami berkolaborasi dengan Jepang untuk meningkatkan kualitas modifikasi nasional, agar kami bisa menuju yang namanya 'The Next Level' kreasi tanpa batas," klaim Founder NMAA, Andre Mulyadi di hari pertama pelaksanaan GIIAS pada Kamis (10/8/2017).

Sebagai bukti kolaborasi kedua industri aftermarket dua negara ini, mereka membawa dua mobil yang digarap secara khusus di event ini. NMAA membawa Datsun GO Nusantara yang menampilkan sisi-sisi nasionalisme. Sementara Osaka Automesse membawa KUHL Racing R35 GT-R yang diterbangkan langsung dari Jepang. Mobil ini bahkan sudah pernah ikut berkompetisi di ajang SEMA Show, Las, Vegas, AS dan Automechanica di Dubai, UEA.

"Datsun GO yang sudah dimodifikasi ini menampilkan sisi ke Indonesiaan yang cukup kental. Pada sisi bodinya terdapat airbrush kelir emas bergambar candi Borobudur, kemudian di engine hood hingga atapnya, terdapat bentangan garis khatulistiwa. Bahkan hingga di bagian kabin juga diberikan nuansa wayang yang khas Indonesia," ujar Head of Marketing, Datsun Indonesia, Christian Gandawinata.

Bagian yang tak kalah menariknya adalah karena kegiatan ini menjadi standar baru bagi Rekor Otomotif Indonesia (ROI). "Kami sangat bangga karena kerja sama strategis ini, bisa kami apresiasi di Indonesia. Ini adalah kerja sama strategis pertama dan kami anggap wajib masuk dalam catatan ROI," klaim Presiden ROI, Tomi Gunawan.

Andre kemudian menambahkan bahwa pihaknya sangat berharap agar kerja sama tersebut mampu membawa hal-hal positif untuk peningkatan kualitas modifikasi dan aftermarket di Indonesia. Paling tidak, jadi pelecut semangat industri komponen aftermarket nasional.


(UDA)