Teknologi Otomotif

Goodyear Gunakan Minyak Kedelai untuk Campuran Ban

Ekawan Raharja    •    Sabtu, 09 Sep 2017 18:32 WIB
Goodyear Gunakan Minyak Kedelai untuk Campuran Ban
Minyak kedelai di klaim lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan minyak bumi untuk membuat ban. Goodyear

Metrotvnews.com: Goodyear terus melakukan inovasi untuk terus menciptakan produk yang lebih baik dan efisien. Terobosan terbaru mereka saat ini ditunjukan dengan menggunakan minyak kedelai untuk memproduksi ban.

Cara ini dipakai pabrikan ban asal Amerika Serikat ini untuk mengurangi penggunaan bahan baku berbasis minyak bumi. Selain itu efeknya juga membuat ban yang digunakan lebih ramah lingkungan karena emisi gas karbon yang dihasilkan juga lebih sedikit.

Penggunaan minyak kedelai didasarkan peningkatan efisiensi pabrik manufaktur, karena bahan tersebut mudah didapatkan secara alami, hemat biaya, dapat mengurangi konsumsi energi dan yang terutama adalah karena merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui.

Penelitian dari Goodyear yang berkolaborasi dengan United Soybean Board (USB) Amerika Serikat juga melihat pengolahan senyawa karet berbasis kedelai dapat menjaga kelenturan karet ban di suhu rendah. Pengujian yang dilakukan di lapangan uji Goodyear di San Angelo, Texas, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ban hasil pencampurannya di proses manufaktur.

Peneliti mengungkapkan senyawa karet dari minyak kedelai lebih mudah bercampur dengan silika, sehingga memberikan kemampuan cengkraman yang lebih baik dalam kondisi basah maupun kering. 

“Sejarah panjang inovasi Goodyear terus membuat kami berkomitmen untuk mengaplikasikan solusi teknologi terbaru dan mengembangkan performa ban terbaik agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen,” tulis Director of Global Material Science Goodyear Tire & Rubber Company, Eric Mizner, melalui keterangan resminya.

Dijelaskan bahwa pula minyak berperan membantu pencampuran polimer kompleks, menurunkan kekakuan majemuk ban, melindungi peralatan pencampur dari kerusakan, dan memperbaiki karakteristik kinerja ban. Sementara it  alternatif pemakaian minyak kedelai mengurangi penggunaan minyak bumi hingga tujuh juta galon setiap tahun.

“Kami berkomitmen untuk peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, salah satu cara mencapai tujuan ini adalah dengan penggunaan minyak kedelai. Hal tersebut dapat meningkatkan penghematan energi karena masa pakai telapak ban lebih lama, sehingga kita semua memberikan dampak positif terhadap lingkungan,” tambah Eric
(UDA)