Safety Driving

Tetap Jaga Jarak Aman, Meski Kondisi Macet

Abdul Halim Ahmad, M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 31 May 2017 16:43 WIB
safety driving
Tetap Jaga Jarak Aman, Meski Kondisi Macet
Ketahui jarak aman antar kendaraan di jalan macet. Dok. MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi jalan yang macet membuat jarak antar kendaraan sangat dekat. Para pengemudi harus mengantisipasi segala hal, khususnya untuk menjaga jarak aman ketika mobil 'parkir massal' di jalanan.

"Kasih jarak yang cukup dengan kendaraan di depan kita saat berhenti. Kalau pas tanjakan biasanya mobil manual akan mundur sedikit sebelum jalan, jarak ini mengamankan mobil kita agar tidak kena tabrak. Atau saat ada keadaan tidak aman, kendaraan kita masih memiliki jarak untuk bermanuver dan menghindari kondisi tidak aman," jelas Training Director The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Pria yang aktif di dunia safety driving ini menyarankan, agar memberikan jarak aman sekitar 1-1,5 meter saat berhenti. Jika kesulitan untuk mengukurnya, pengemudi bisa mengukurnya berdasarkan jarak pandang terhadap kendaraan di depannya.

"Kalau tinggi badan pengemudi 170 cm, pastikan ban kendaraan di depan anda kelihatan. Sedangkan jika tinggi anda sekitar 160-169 cm, maka pastikan bumper belakang anda kelihatan. Kalau diperkirakan, masih ada space 1 sampai 1,5 meter," lanjut Marcell.

Agar mobil tidak diselak oleh kendaraan dari samping karena jarak yang cukup lebar, maka selalu periksa kondisi dua mobil di depannya. Jika mobil tersebut sudah siap jalan, maka mobil harus siap jalan juga. Sehingga tidak terjadi jarak yang terpaut jauh saat mobil mulai berjalan.

"Jarak ini juga memberikan ruang untuk pengendara untuk bergerak. Berikan mereka ruang agar tidak menyerempet mobil anda juga ketika mereka sedang bermanuver," tutup guru safety driving itu.


(UDA)