Recall Produk

Jutaan Inflator Airbag Takata Masih Bermasalah

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 02 Jun 2017 12:33 WIB
recall gm
Jutaan <i>Inflator Airbag</i> Takata Masih Bermasalah
Jalan panjang kasus recall inflator airbag Takata. Fortune

Metrotvnews.com: Lebih dari 46,2 juta, atau sekitar 65 persen inflator airbag Takata yang terkena recall/penarikan , di Amerika Serikat (AS) belum selesai diperbaiki. Pernyataan ini ditegaskan Senator Florida, Bill Nelson, yang mengutip data dari monitor independen National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Bahwa 46,2 juta inflator yang ditarik di AS sejak 2015, baru diperbaiki 15,8 juta inflator. "Sekitar 8,8 juta pemilik telah menerima pemberitahuan recall, namun mereka diberitahukan bahwa tidak tersedianya suku cadang pengganti," ucap Nelson.

Cacat keamanan telah dikaitkan dengan 16 kematian secara global, dan lebih dari 180 orang cedera, sebagai kesalahan inflator airbag Takata,yang dapat meledak dengan terlalu banyak kekuatan. Sehingga pecahan dan semprotan di dalam kabin dapat mematikan ketika digunakan.

Penarikan ini melibatkan sekitar 100 juta inflator aribag Takata di seluruh dunia, yang digunakan di kendaraan yang dibuat 19 produsen mobil. Termasuk Honda Motor Co, Ford Motor Co, Volkswagen AG dan Tesla Inc.

Juru bicara Takata, Jared Levy mengatakan, bahwa perusahaan tersebut telah berupaya meningkatkan produksi perangkat pengganti airbag. Disebutkan, jika Takata telah mengirimkan lebih dari 26 juta perangkat pengganti, dua pertiga diantaranya termasuk inflator yang diproduksi oleh pemasok lain.

Bulan lalu, empat produsen mobil yang terlibat dalam penarikan ini, sepakat membayarkan USD553 juta atau sekitar 7,7 triliun, yang mencakup hampir 16 juta kendaraan dengan inflator airbag Takata.


(UDA)